Rabu, 02 Agustus 2017

Penting untuk Muslim, Ketahui Perbedaan Infaq dan Sedekah

Sedekah dan infaq berbeda dengan zakat meski sama-sama menggunakan harta sesuai ketentuan Allah SWT. Begitupun dengan sedekah dan infaq, keduanya pun berbeda. Perbedaan infaq dan sedekah akan dijelaskan dalam uraian singkat berikut ini. Dijelaskan di surat Al-Baqarah ayat 195 "Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik”.


Dalam surat Al-Baqarah di atas ada kalimat membelanjakan harta dijalan Allah yang merujuk pada bentuk ibadah zakat, infak, dan sedekah. Pengertian zakat yaitu harta yang sudah mencapai nisab wajib dikeluarkan sejumlah tertentu untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerima. Tujuannya supaya harta tersebut menjadi suci dan bersih. Sementara infak yaitu memberikan sebagian harta atau penghasilan untuk suatu kepentingan sesuai  aturan Islam.

Bila zakat memiliki nisab, untuk infak dan sedekah tak ada aturan nisab. Kalau zakat wajib disalurkan kepada golongan mustahik yaitu 8 asnaf, untuk infak bebas disalurkan untuk siapa saja contohnya anak yatim, pengemis dan lainnya yang membutuhkan. Infak diberikan oleh tiap orang beriman tak memandang berapa penghasilannya setiap bulan sesuai dengan Q.S Ali Imran: 134 yaitu diberikan baik di saat lapang maupun sempit.

Infak dan sedekah secara pengertian sebenarnya hampir sama tak terkecuali mengenai hukum dan aturannya. Namun tetap ada perbedaan infaq dan sedekah dimana infak berhubungan dengan materi atau harta benda sementara sedekah mempunyai arti luas termasuk pemberian materi dan non materi. Misalnya saja, senyum dapat dikategorikan sebagai sedekah, membuang paku dari jalan agar tak mencelakakan orang lain pun merupakan sedekah. Menurut hadist riwayat Muslim dari Abu Dzar, Nabi SAW mengatakan bila tak sanggup memberikan sedekah berbentuk harta maka membaca tahlil, tasbih, takbir, tahmid, berhubungan suami-isteri serta melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar pun termasuk dalam sedekah.

Berikut poin-poin perbedaan infaq dan sedekah :

  • Infaq : terkait dengan materi (harta), siapa pun bisa memberikan infaq dan hukumnya sunnah, diberikan untuk siapa saja.
  • Sedekah : tak mesti berbentuk materi (harta) misalnya tersenyum pun bisa, siapa pun bisa mengeluarkan sedekah dengan hukum sunnah, dari siapa saja dan untuk siapa pun.

Acapkali perkataan sedekah dipakai dalam Al Qur’an, namun makna sebenarnya yaitu zakat sesuai dengan penjelasan dalam Q.S At-Taubah ayat  60 dan 103). Bila orang Islam sudah mengeluarkan zakat namun masih mempunyai harta berlebih maka sangat disarankan juga mengeluarkan infak atau sedekah. Memberikan infak merupakan ciri utama manusia bertakwa sesuai dengan Quran surat Al-Baqarah ayat 3 dan Ali Imran ayat 134. Kemudian ciri mukmin yang sungguh imannya diterangkan dalam surat Al-Anfal ayat 3-4 serta ciri mukmin yang mengharapkan keuntungan abadi diterangkan dalam surat Al-Faathir ayat 29.