Rabu, 28 September 2016

Penting Bagi Pengusaha, Ini Perbedaan Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja

loading...
Lewat bank-bank yang beroperasi di Indonesia, pemerintah mengeluarkan peraturan untuk mendukung modal usaha bagi masyarakat yang hendak mendirikan bisnis sendiri sebagai seorang entrepreneur. Modal usaha tersebut berbentuk kredit bank. Berdasarkan fungsinya, kredit dibedakan dalam kredit modal kerja dan kredit investasi. Ada perbedaan kredit investasi dan kredit modal kerja yang dikeluarkan oleh pihak bank kreditor.


Kredit modal kerja adalah pinjaman yang dimanfaatkan untuk kebutuhan memperbesar produksi dengan cara menambahkan modal operasional. Modal operasional yaitu untuk membeli bahan baku, membayar gaji karyawan ataupun beberapa jenis biaya yang terkait proses produksi. Sementara kredit investasi adalah pinjaman yang dimanfaatkan sebagai dana perluasan usaha atau membangun pabrik baru ataupun rehab. Kredit investasi ini misalnya pinjaman untuk mengadakan mesin baru atau mendirikan pabrik. Perbedaan kredit investasi dan kredit modal kerja pun bisa dilihat dari periode penggunaannya dimana kredit investasi biasanya lebih lama dengan jumlah lebih besar dibanding kredit modal kerja.


Berdasarkan penjelasan tadi disebutkan jika kredit investasi berjangka waktu lebih lama dibanding kredit modal kerja. Kenyataan membuktikan jika untuk mengajukan kredit investasi, tenor yang diberikan bank setidaknya untuk satu tahun. Fungsi kredit investasi di samping sebagai tambahan modal kerja untuk para pengusaha, juga mempunyai keuntungan lain yakni pembayarannya boleh diangsur. Namun harus diketahui bahwa dalam pengajuan kredit investasi ini pihak bank akan memverifikasi dan mensurvei usaha yang dimiliki peminjam.

Salah satu bank yang aktif memberikan fasilitas kredit modal kerja kepada para wirausahawan adalah bank Mandiri. Kredit Modal Kerja (KMK) bank Mandiri merupakan fasilitas kredit modal kerja yang disediakan berbentuk Rupiah atau mata uang asing guna memenuhi kebutuhan modal kerja yang habis untuk satu siklus usaha berjangka waktu paling lama 1 tahun. Kredit modal kerja bank Mandiri terdiri dari :

- KMK - Revolving
Adalah Kredit Modal Kerja sebagai fasilitas untuk memperlancar usaha yang disediakan baik dalam bentuk Rupiah atau valuta asing untuk mencukupi modal kerja yang habis dalam satu siklus usaha berjangka waktu maksimal 1 tahun dan bisa diperpanjang.

- KMK Aflopend
Merupakan pinjaman yang disediakan guna mencukupi kebutuhan modal kerja yang habis untuk satu siklus usaha.

- KMK Kontraktor
Yaitu pinjaman yang disediakan untuk mencukupi kebutuhan modal kerja khusus untuk usaha jasa kontraktor yang habis untuk satu siklus usaha.

Syarat-syarat pengajuan KMK bank Mandiri yaitu : memiliki bisnis yang layak didanai ; memiliki perijinan usaha contohnya SIUP, TDP, dan sebagainya ;
Paling lama tenor kredit adalah setahun ; jaminan utama yaitu usaha yang diberikan pinjaman ; peminjam memberikan agunan tambahan bila berdasarkan penilaian bank memang diharuskan. Bunga yang dikenakan untuk jenis kredit ini sebesar 13,5 % per tahun.

Ada beberapa kelebihan dari Kredit Modal Kerja bank Mandiri ini yaitu : penarikan bisa dilakukan kapan saja, pinjaman yang belum diambil tak diberlakukan bunga, pembayaran di waktu jatuh tempo kredit, aktivitas keuangan diberikan lewat rekening pinjaman, tujuan pembiayaan sebagai modal kerja dengan turnover tinggi.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Penting Bagi Pengusaha, Ini Perbedaan Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja