Mencoba Memahami Pengertian Visi dan Misi Perusahaan

Visi dan misi harus dimiliki oleh siapa saja baik individu, organisasi dan juga perusahaan. Setiap perusahaan memiliki visi dan misi yang berbeda dengan perusahaan lain. Visi berbeda dengan misi, keduanya memiliki pengertiannya masing-masing. Para ahli telah mendefinisikan pengertian visi dan misi perusahaan untuk dipahami dan dilaksanakan.

Pengertian Visi :

Diambil dari kata bahasa Inggris Vision. Kotler mengartikan visi sebagai sebuah pernyataan mengenai tujuan organisasi yang diwujudkan dengan pelayanan dan produk yang diberikan dan dipromosikan. Visi umumnya berbentuk cita-cita di waktu mendatang, nilai sebuah aspirasi, kebutuhan yang bisa diwujudkan serta pelayanan kelompok masyarakat. Wibisono (2006: 43) menyebutkan bahwa visi merupakan kata-kata atau kalimat untuk menyatakan cita-cita, impian, rencana, harapan yang hendak diraih perusahaan di waktu mendatang.

Visi pun bisa dianggap sebagai hal yang sangat diperlukan untuk menjamin keberhasilan perusahaan dalam jangka panjang. Sebuah visi agar efektif harus memiliki beberapa karakteristik yaitu : desirable (menarik), Imagible (bisa diangankan), Feasible (realistis dan bisa diwujudkan), Comumunicable (gampang dipahami), Flexible (responsif dan aspiratif pada lingkungan) dan Focused (jelas). Visi bagi perusahaan berguna untuk : pembentuk budaya perusahaan (cooperate culture) ; tempat menyatukan sasaran, tujuan serta arah perusahaan, pondasi dalam penggunaan alokasi sumber daya yang ada sekaligus cara pengendaliannya.

Pengertian Misi :

Diambil dari kata bahasa Inggris Mission. Drucker (2000:87) menyebutkan bahwa misi yaitu apa sebabnya kita ada (what we believe/  we can do why we exist) dan sebagai alasan mendasar eksistensi sebuah organisasi/perusahaan. Misi perusahaan akan mempengaruhi maksud dan batas aktivitas bisnis sebuah perusahaan. Sementara Benedicta dan Prasetyo (2004: 8) mengartikan misi sebagai hal yang menentukan kebutuhan apa yang diharapkan dan dipuasi perusahaan, yang mana mereka berada sekaligus berusaha dalam pemuasan dilakukan. Misi harus dibuat dengan realistis dalam sebuah perusahaan dengan begitu akan mampu menghasilkan produk ataupun jasa berkualitas, bisa memenuhi kebutuhan, keinginan dan harapan konsumen.

Wheelen menjelaskan bahwa misi merupakan rangkaian kalimat yang mengandung tujuan dan sebab eksistensi sebuah perusahaan yang memuat apa yang dimiliki perusahaan kepada masyarakat baik barang maupun jasa. Misi bisa difungsikan menjadi panduan arah bagi perusahaan. Sementara maksud pengikraran misi yaitu untuk menyatakan kepada stakeholder, intern maupun ekstern perusahaan yang memuat latar belakang terbentuknya perusahaan, arah dan tujuan perusahaan. Pemakaian satu bahasa dan komitmen yang gampang dimengerti dan dirasakan manfaatnya oleh setiap pihak yang terkait akan membuat misi bisa diwujudkan secara efektif.