Senin, 07 Agustus 2017

Mari Belajar Mengetahui Perbedaan Teater dan Drama

Drama dan teater sering dipersamakan meski sebenarnya keduanya berbeda. Ada beberapa perbedaan teater dan drama yang mesti dipahami. Drama diambil dari kata bahasa Yunani "Draomai" dengan arti bertindak, berlaku, berlaku. Dengan begitu drama dapat diartikan tindakan atau perbuatan. Sementara teater diambil dari kata Yunani "Theatron" yang artinya tempat pertunjukkan.


Menurut pengertiannya, drama merupakan kualitas komunikasi, situasi, action (semua yang nampak di panggung) yang bisa menarik perhatian, kehebatan (exciting) serta ketegangan yang dialami para pendengar. Drama menurut Moulton yaitu kehidupan yang digambarkan melalui gerak atau diistilahkan dengan "life presented in action". Sementara Ferdinand Brunetierre menyatakan bawha drama mesti memunculkan kehendak melalui aksi.
Balthazar Vallhagen mendefinisikan drama sebagai salah satu bentuk kesenian yang menggambarkan sifat-sifat manusia lewat gerak. Secara lengkap drama yaitu cerita konflik manusia berbentuk dialog yang dipentaskan di panggung baik berupa percakapan ataupun aksi didepan penonton. Drama dapat dihadirkan melalui beragam media meliputi : di atas panggung, radio, televisi dan film. Drama pun adakalanya dipadukan bersama musik dan tari-tarian, sebagaimana pada pertunjukan opera. Struktur dari sebuah drama diantaranya konflik, penokohan dan perwatakan, plot, dialog, tema, latar, amanat serta petunjuk teknis.

Sedangkan teater ada yang mengartikan dengan gedung pertunjukan atau panggung (stage). Sementara bila dirunut secara etimologi atau asal katanya, Teater memiliki arti gedung pertunjukan (auditorium). Mengenai arti umum teater yaitu kisah kehidupan manusia yang ditampilkan di hadapan penonton. Contoh teater seperti sulapan, wayang orang, lenong, reog dan ludruk. Sementara arti sempit teater yaitu kisah kehidupan manusia yang dikisahkan di sebuah pertunjukan, dilihat penonton, menggunakan media, adanya gerak, percakapan, tindakan dan menggunakan dekor atau tidak dan diiringi musik atau tidak. Teater pun menggunakan naskah tertulis sebagai hasil karya seni.

Perbedaan teater dan drama yang lain pun bisa disebutkan di sini. Drama lebih condong pada seni sastra. Dalam seni sastra ini drama sejajar dengan puisi dan prosa. Drama pun bermakna sebuah peristiwa atau kejadian mengenai manusia. Kejadian atau cerita mengenai manusia tersebut selanjutnya diusung ke sebuah pentas berbentuk pertunjukan sehingga menjadi sebuah peristiwa teater. Kesimpulannya sebuah teater muncul sebab terjadinya sebuah drama.