Rabu, 17 Agustus 2016

Sama-sama Bisa Menimbulkan Penyakit, Ini 6 Perbedaan Virus dengan Bakteri

Mendengar kata bakteri dan virus yang langsung terbayang adalah aneka penyakit yang disebabkannya. Bakteri dan virus termasuk makhluk hidup dengan ukuran mikroskopis atau sangat kecil. Untuk bisa mempelajarinya para ilmuwan harus menggunakan bantuan mikroskop termasuk mikroskop dengan teknologi terkini. Meski sama-sama bisa mengakibatkan penyakit, ada perbedaan virus dan bakteri.

Beberapa hal mendasar perbedaan virus dengan bakteri adalah :

1. Jika diamati dari strukturnya, virus tak memiliki beberapa komponen sel misalnya : membran sel, sitoplasma, organel dan inti sel. Virus cuma memiliki bahan genetik yakni DNA atau RNA namun tak pernah keduanya ada bersama-sama. Virus pun cuma memiliki selubung yang dinamakan kapsid sebagai selubung pertama. Beberapa ada yang memiliki envelope sebagai selubung kedua dan ada juga yang memiliki polyhedra sebagai selubung ketiga. Selubung ini berfungsi mengidentifikasi sel inang sekaligus pelindung bahan genetik dari lingkungan luar. Cuma beberapa varian virus yang memiliki enzim yang berfungsi untuk reproduksi. Agar memiliki organel untuk metabolisme maka virus biasanya menguasai sistem metabolisme sel inang. Sementara bakteri memiliki struktur lengkap baik struktur dasar ataupun struktur tambahan.

2. Virus hanya memiliki inang spesifik yang berarti tiap varian virus cuma bisa menyerang sel inang tertentu. Hal ini disebabkan kekhususan senyawa yang ada dalam selubung yang cuma bisa dideteksi sel inang tertentu. Sementara bakteri bisa mendapatkan inang mana saja sebab mampu memproduksi toksin untuk menyerang inang.

3. Bakteri patogen bisa dilemahkan dengan memanfaatkan senyawa antibiotik. Antibiotik akan mempengaruhi terbentuknya dinding sel atau sintesa protein. Sementara virus tak memiliki dinding sel atau melakukan sintesa protein, dengan begitu tak dapat dilemahkan dengan pemberian antibiotika. Virus cuma bisa dilemahkan menggunakan obat tertentu (interferon) dengan cara mempengaruhi mekanisme replikasi atau perbanyakan.

4. Virus bila tidak di dalam tubuh inang akan berbentuk kristal yang tak memiliki ciri makhluk hidup sehingga dianggap benda mati. Virus sebagai makhluk hidup jika di dalam inang dengan melakukan perkembangbiakan lewat mengambil alih sistem genetik inang. Sedangkan bakteri bila di luar tubuh inangnya akan berbentuk spora. Spora bakteri akan menjadi bakteri baru jika lingkungan mendukung dan tak harus ada inang.
   
5. Virus mempunyai ciri parasit intraseluler obligat yaitu bisa hidup hanya jika berada dalam sel inang dengan inti sel terdiri dari asam nukleat. Adapun untuk bakteri tak mesti menginfeksi sel sudah bisa mengakibatkan penyakit. Ingat bakteri mampu memproduksi toksin untuk meracuni tubuh inang tanpa menginfeksi sel inang.
   
6. Jika virus digunakan sebagai vektor dalam rekayasa genetika, gen yang disisipkan akan diangkut virus dan diberikan ke inang ketika virus menginfeksi inang. Sedangkan pada bakteri, materi genetika yang akan disisipkan ditempatkan dalam plasmid yang dinamakan plasmid rekombinan. Plasmid rekombinan selanjutnya diberikan ke bakteri lain sebagai inang sehingga ekspresi materi gen bisa terjadi.
Sama-sama Bisa Menimbulkan Penyakit, Ini 6 Perbedaan Virus dengan Bakteri Rating: 4.5 Posted by: Elin Pujiastuti