Kamis, 14 Juli 2016

Memahami Perbedaan Reaksi Terang dan Reaksi Gelap Fotosintesis

Fotosintesis yaitu sebuah reaksi biokimiawi untuk menghasilkan zat makanan yaitu karbohidrat yang berlangsung pada tumbuhan berzat hijau daun atau klorofil. Di samping tumbuhan berkalori tinggi, organisme non-klorofil lain pun bisa melakukan fotosintesis yaitu jenis alga dan sejumlah bakteri tertentu. Tumbuhan berhijau daun melakukan proses fotosintesis memanfaatkan zat hara, karbon dioksida dan air menggunakan bantuan energi cahaya matahari.


Fotosintesis cukup vital untuk seluruh kehidupan aerobik di dunia ini sebab di samping untuk mempertahankan kadar normal oksigen di udara, fotosintesis pun menjadi sumber energi untuk seluruh kehidupan di muka bumi baik langsung atau tak langsung (menjadi sumber energi utama yang terkandung dalam makanan). Kadar penggunaan energi oleh proses fotosintesis ini sangat besar berkisar 100 terawatt yang kurang lebih sebanyak enam kali lebih besar dibanding konsumsi energi oleh seluruh umat manusia. Di samping energi, fotosintesis pun sebagai sumber karbon untuk seluruh senyawa organik di tubuh makhluk hidup.

Sebagaimana diketahui, reaksi fotosintesis pada tumbuhan memiliki dua tahapan proses yakni : fase Reaksi Terang yang dinamakan Reaksi Hill dan Reaksi Gelap yang dinamakan dengan Reaksi Blackman atau siklus Calvin. Tiap-tiap tahapan tadi memperlihatkan mekanisme reaksi yang berlainan. Akan tetapi keduanya adalah rangkaian reaksi tak terpisahkan dari keseluruhan reaksi fotosintesis. Kemudian, apa perbedaan reaksi terang dan reaksi gelap ini?

Ada beberapa poin perbedaan reaksi terang dan reaksi gelap yang bisa dijelaskan di sini. Perbedaan reaksi terang dan reaksi gelap yang pertama dilihat dari tempat berlangsungnya proses tersebut dimana untuk reaksi terang di bagian kloroplas yang disebut Grana sementara reaksi gelap berlangsung di Stroma. Perbedaan selanjutnya dilihat dari sumber energi yang digunakan, untuk reaksi terang diambil dari cahaya matahari sedangkan reaksi gelap diambilkan dari ATP dan NADPH2 yang dihasilkan oleh reaksi terang.

Poin ketiga perbedaan reaksi terang dan reaksi gelap dari proses fotosintesis ini bisa diamati dari proses yang berlangsung. Pada reaksi terang fotosintesis  dinamakan dengan Fotolisis yaitu pemecahan H2O memanfaatkan energi cahaya dan menghasilkan ion Hidrogen dan molekul air. Adapun pada reaksi gelap prosesnya dinamakan dengan Fiksasi yaitu pengikatan CO2 untuk kemudian dilakukan penyusunan hidrogen dengan CO2 untuk menghasilkan senyawa gula.

Terakhir dari perbedaan reaksi terang dan reaksi gelap dari proses fotosintesis dilihat dari hasil reaksi tersebut. Pada reaksi terang hasil yang didapatkan adalah oksigen, ATP (adenosine triphosphate) dan NADPH2. Sedangkan pada reaksi gelap fotosintesis akan dihasilkan senyawa Karbohidrat sederhana.



Memahami Perbedaan Reaksi Terang dan Reaksi Gelap Fotosintesis Rating: 4.5 Posted by: Elin Pujiastuti