Jumat, 11 Agustus 2017

Melihat Persamaan dan Perbedaan Bimbingan dan Konseling

Menurut Miller dalam Jones, 1987 memaparkan jika pengertian Bimbingan yaitu langkah bantuan kepada seseorang sehingga bisa mencapai pemahaman diri dan pengarahan diri yang diperlukan untuk menyesuaikan diri di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Bimbingan artinya bantuan dari seseorang untuk orang lain yang sedang membutuhkan. Bantuan disini artinya bimbingan yang tanpa paksaan namun lebih menitik beratkan peran individu agar bisa mewujudkan tujuannya sesuai potensi yang dimiliki. Pembimbing dalam hal ini sedikitpun tak ikut memutuskan pilihan individu yang dibimbingnya.


Sementara konseling menurut etimologis-nya diambil dari bahasa Latin Consilium yang artinya “dengan” atau “bersama” yang disambung dengan kata “menerima” atau “memahami”. Rogers dalam Kusmintardjo, 1992 menyatakan bahwa konseling pengertiannya adalah "A series of direct contacts with the individual which aims to offer him assistance in changing his attitude and behavior". Konseling yaitu sederetan kontak atau hubungan bantuan langsung untuk seseorang yang bertujuan memberikan bantuan agar bisa merubah sikap dan perilakunya.

Kata bimbingan dan konseling pada prinsipnya mempunyai beberapa persamaan dan perbedaan tertentu. Persamaan dan perbedaan bimbingan dan konseling secara singkat bisa disimak dari penjelasan berikut ini. Persamaan bimbingan dan konseling terdapat dari tujuan yang akan diwujudkan yakni berupaya membuat mandiri seseorang yang dibimbingnya. Bimbingan dan konseling pun sama-sama diberlakukan di sekolah, sama-sama taat pada sejumlah norma yang ada di masyarakat. Secara singkatnya bimbingan adalah satu kesatuan dengan konseling dimana konseling ada dalam kesatuan bimbingan tadi.

Sedangkan perbedaan dari bimbingan dan konseling bisa dilihat dari sisi materi kegiatan dan sumber daya manusia yang mengadakan. Dari sisi materi, bimbingan kebanyakan berkaitan dengan upaya memberi informasi ataupun aktifitas pengumpulan data mengenai siswa. Bimbingan pun lebih menitik beratkan ke tindakan pencegahan. Sementara konseling adalah bantuan yang diberikan ketika ada pertemuan tatap muka dari dua orang individu antara konselor dan kliennya.

Dari sisi sumber daya manusi, bimbingan bisa dijalankan orang tua, guru, wali kelas, kepala sekolah ataupun orang dewasa yang lain. Sebaliknya konseling cuma bisa dijalankan oleh mereka yang memang sudah menjalani pendidikan dan latihan mengenai bidang tersebut. Secara mudahnya konseling adalah bimbingan khusus yakni layanan yang dilakukan konselor untuk klien atau individu.