Sama-sama Megah, Ini Beberapa Perbedaan Candi Hindu dan Candi Budha

Hampir semua orang pasti pernah melihat rupa candi setidaknya lewat gambar atau televisi. Candi merupakan bentuk bangunan masa lampau sebagai warisan kerajaan Hindu dan Budha yang saat ini dapat kita saksikan sebagai salah satu tujuan wisata menarik. Di Indonesia, candi Prambanan dan candi Borobudur nyaris tiap hari tidak sekalipun sepi dari kunjungan para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Candi dibedakan menjadi candi Hindu dan candi Budha. Lantas apa perbedaan candi Hindu dan candi Budha yang bisa diamati?

Pengertian candi merujuk pada bermacam bentuk dan fungsi bangunan diantaranya sebagai lokasi beribadah, tempat mempelajari agama, area menyimpan abu jenazah raja, tempat pemujaan maupun bangunan bersemayamnya para dewa. Kendati memiliki kegunaan berbeda-beda namun umumnya bangunan candi tidak dapat dipisahkan dari ritual agama Hindu dan Budha. Agama Hindu dan Budha sendiri datang dari negeri India sehingga arsitektur, teknik konstruksi, ornamen dan lainnya banyak dipengaruhi gaya India. Namun begitu pengaruh budaya dan keadaan alam setempat pun kuat. Dengan begitu rancang bangun candi Indonesia memiliki ciri khasnya sendiri mulai dari pemakaian bahan bangunan, teknik membangun hingga ornamen penghiasnya.

Meski sekilas sama namun ada beberapa perbedaan candi Hindu dan candi Budha. Termasuk perbedaan itu adalah makna dari setiap bagian candi. Bangunan candi Hindu memiliki tiga bagian dengan makna berbeda. Di bagian bawah dinamakan dengan Bhuloka sebagai lambang kehidupan dunia, sisi tengah dinamakan dengan Bhurvaloka sebagai simbol alam pemurnian serta sisi paling atas dinamakan Svarloka sebagai tempat hidup para dewa di nirwana.

Sementara bangunan candi Budha dipisahkan menjadi bagian Kamadhatu yang terletak di dasar candi sebagai lambang hidup manusia yang selalu berbuat dosa, Rupadhatu yang berada di sisi tengah sebagai simbol kehidupan dunia yang cuma mengutamakan nafsu serta Arupadhatu di sisi atas sebagai lambang manusia berada di nirwana.

Perbedaan candi Hindu dan candi Budha lainnya, arsitektur candi Hindu umumnya sederhana, tak ada ornamen serta dibuat berkelompok akan tetapi tiap-tiap candi berdiri sendiri dan tak teratur letaknya. Bangunan candi Hindu itu misalnya : candi Prambanan, candi Dieng dan candi Gedongsongo. Sedangkan candi Budha memiliki arsitektur yang indah dengan ornamen yang menghiasinya. Candi Budha rata-rata didirikan berkelompok menganut formasi yang sama yakni candi utama berada di bagian tengah dan dikitari sederet candi-candi perwara. Candi-candi Budha misalnya : candi Borobudur, candi Mendut, candi Kalasan dan candi Sewu.

Perbedaan candi Hindu dan candi Budha terakhir yaitu untuk candi Hindu seringnya memiliki bangunan yang tinggi menjulang, sementara bangunan candi Budha memiliki bentuk sedikit landai dengan stupa di bagian puncak. Di bangunan candi Hindu sendiri tak dijumpai stupa sebab arsitekturnya sudah berbentuk lancip di sisi atas.