Jumat, 11 Agustus 2017

Sama-sama di Nukleus, Berikut Perbedaan DNA dengan RNA

Bisa dijelaskan di sini, DNA dan RNA adalah cetak biru (blueprint) dari setiap manusia dan seluruh makhluk hidup yang terdapat di dunia ini. Keduanya tersusun dari serangkaian asam amino yang juga menjadi tempat menyimpan informasi biologis makhluk hidup. DNA dan RNA terdiri dari makromolekul sederhana namun sama-sama memiliki fungsi utama pewarisan sifat manusia dan reaksi metabolisme. Kendati secara fungsi hampir sama, perbedaan DNA dengan RNA tetap ada yang akan dijelaskan seperti di bawah ini.


DNA (Deoxyribonucleic Acid) atau Asam Deoksiribosa Nukleat. Bentuk asam ini dijumpai pada seluruh makhluk hidup. DNA berfungsi sebagai kode genetika yang menentukan akan bagaimana wujud organisme tersebut. Perpaduan gen orang tua yang nantinya akan melahirkan generasi penerusnya. DNA pun memiliki kode genetika dalam sel untuk memproduksi RNA. DNA berisikan gula 5-karbon, purin (adenin dan guanin), pirimidin (sitosin dan timin) serta gugus fosfat. DNA memiliki bentuk seperti rantai ganda (double helix).

RNA (Ribonucleic Acid) atau Asam Ribonukleat adalah rantai nukleotida yang juga terdapat pada semua makhluk hidup. Akan tetapi RNA tak dapat membuat rantai ganda dan cuma tersusun atas pita tunggal. RNA berisikan adenin, sitosin, guanin serta urasil. Saat berlangsung mutagen dalam RNA maka DNA pun akan terpengaruh juga. Akibatnya organisme tersebut akan mengalami gangguan kesehatan. RNA memiliki fungsi : menampung dan mengirimkan informasi genetika, tempat terjadinya pembentukan protein, pengaturan dan duplikasi gen.
  
Ada beberapa perbedaan DNA dengan RNA secara umum dengan melihat bagian di dalamnya. Pertama untuk Pentosa, di dalam RNA berbentuk ribosa sementara di dalam DNA berbentuk dioksiribosa. Kemudian untuk molekul DNA berbentuk rantai ganda, adapun RNA berbentuk rantai tunggal. Kecuali dari hal mendasar tadi, beberapa perbedaan DNA dengan DNA adalah :

- Ukuran
RNA yang berbentuk rantai tunggal ukurannya lebih pendek bila dibanding DNA yang berbentuk rantai ganda.

- Komposisi kimia
Unsur gula sebagai pembentuk RNA merupakan jenis ribosa sedangkan gula DNA merupakan jenis dioksiribosa. Selanjutnya basa yang menjadi pembentuk RNA merupakan jenis urasil sementara basa DNA merupakan timin.

- Lokasi
Dalam sel lokasi DNA yaitu di kromosom. Sedangkan letak RNA berdasarkan jenisnya misalnya RNA d(duta) berada dalam nukleus, RNA p(pemindah) dan RNA t(transfer) berada dalam sitoplasma serta RNA r(ribosom) berada di ribosoma.

- Fungsi
Perbedaan DNA dengan RNA pun bisa dilihat dari fungsinya. DNA memiliki peran menyediakan informasi genetik sedangkan RNA fungsinya berbeda-beda berdasarkan tipenya. Fungsi RNA d adalah menerima informasi dari DNA dalam proses transkripsi di nukleus. Fungsi RNA t adalah mengikat asam amino dalam sitoplasma. Fungsi RNA r yaitu membuat protein dari asam amino dan juga memproduksi polipeptida.

- Teknik menentukan DNA dan RNA
Larutan Alkali hangat akan menyebabkan RNA pecah menjadi nukleotida serta larut dalam asam sementara DNA tak terpecah. PAda metode Feligen, memakai fuchsin sulfurous acid maka DNA berubah menjadi merah.