Langsung ke konten utama

Perbedaan QA (Quality Assurance) dan QC (Quality Control)

Dalam sebuah perusahaan sering disebut istilah Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC). Bagian QA dan QC sebenarnya adalah kombinasi jaminan kualitas, proses atau set proses yang digunakan untuk mengukur dan menjamin kualitas produk, dan kontrol kualitas, proses untuk memastikan produk dan jasa memenuhi harapan konsumen. Meski terlihat sama namun ternyata ada beberapa perbedaan QA dan QC yang harus dipahami.


Perbedaan QA dan QC bisa dilihat dari poin-poin berikut ini :

Perbedaan QA dan QC bisa dilihat dari pengetiannya. QC merupakan aktifitas memonitor, menilai dan menindaklanjuti supaya ketentuan mutu yang ditentukan bisa terwujud. Proses QC meliputi product - process - service - inspection - testing - sampling - measurement - calibration. Adapun QA bisa diartikan sebagai penjaminan mutu yaitu segala aktifitas yang terencana, sistematis dan didemonstrasikan guna meyakinkan konsumen jika syarat-syarat yang ditentukan tetap terjamin. Termasuk bagian QA yaitu QC. Sedangkan bagian lainnya meliputi : Planning, organization for quality, Established Procedure, Supplier Selection, Corrective Action, Document control, training, Audit dan Management review.

QC merupakan mekanisme kontrol terintegrasi dalam proses yang berperan menghindarkan timbulnya defect atau takkesesuaian output. Caranya termasuk menerapkan Right from beginning atau benar semenjak awal. Sementara QA lebih tinggi posisinya pada struktur organisasi perusahaan sebab memberikan arahan dan keputusan layak tidaknya produk dibuat. QA melibatkan beberapa proses mulai dari produksi, inventory dan maintenance.

Perbedaan QA dan QC pun bisa dilihat dari fungsinya. Bila QC adalah operasional yang mengecek produk yang pada bagian produksi seringnya merupakan pekerja yang bertugas mengontrol mutu produk diantaranya sampling ataupun tindakan lain. Sementara QA lebih berfungsi menjadi analyst yang akan meningkatkan kualitas produk dimana data didapatkan dari hasil sampling QC ataupun umpan balik dari konsumen. Bagian QA pun bertindak sebagai pemberi sertifikat produk itu. Sehingga gampangnya orang QC merupakan seorang operator sementara orang QA merupakan konseptor.

Di sebuah perusahaan skala besar umumnya divisi QA terpisah dengan divisi QC yang artinya mempunyai pimpinannya sendiri-sendiri. Sementara untuk perusahaan skala medium atau kecil lebih sering disatukan. QA ditemukan pada sebuah perusahaan besar yang sudah mengantongi sertifikat ISO. Ruang lingkup QA pun lebih besar untuk menjamin mutu produk sekaligus memberikan penilaian terhadap suatu metode analisa untuk tetap terjaminnya mutu. Sementara QC memiliki fungsi hanya sebagai pengontrol.


loading...
Theme Editor by Seo v6