Perbedaan Nasionalisme dan Patriotisme Secara Umum

Dalam berbangsa dan bermasyarakat kita sering mendengar istilah nasionalisme dan patriotisme. Sekilas kedua kata tersebut memiliki makna yang sama yaitu berhubungan dengan perilaku berbangsa dan bernegara. Namun bila ditelaah lebih lanjut, ada perbedaan nasionalisme dan patriotisme yang harus diketahui setiap warganegera. Berikut dijelaskan perbedaan nasionalisme dan patriotisme secara umum.


Nasionalisme merupakan gabungan kata nasional dan isme yang artinya paham kebangsaan. Secara pengertian, nasionalisme merupakan kesadaran dan tekad untuk mencintai tanah air, bangga sebagai bangsa Indonesia dengan selalu menjaga kehormatan bangsa dan memiliki solidaritas kebangsaan yang tinggi. Nasionalisme merupakan paham yang menempatkan loyalitas tertinggi seseorang untuk bangsa dan negaranya. Caranya dengan memberikan seluruh tenaga dan pikiran untuk kemajuan dan tetap tegaknya kedaulatan negara Indonesia.

Nasionalisme sendiri dibagi dua yaitu arti sempit dan arti luas. Nasionalisme arti sempit yaitu faham kebangsaan secara berlebihan dimana menganggap bangsa sendiri paling hebat. Sebutan lain untuk nasionalisme jenis ini yaitu Chauvinisme seperti yang pernah diterapkan oleh bangsa  Jerman di era Adolf Hitler atau bangsa Jepang pada era kekuasaan Tenno Haika. Sedangkan nasionalisme arti luas yaitu faham kebangsaan dimana loyalitas tertinggi seseorang pada bangsa dan negaranya namun tetap menganggap negaranya adalah bagian dari masyarakat dunia.

Ada beberapa macam nasionalisme seperti nasionalisme sipil dimana negara mendapatkan kebenaran politik berkat partisipasi aktif rakyat mereka. Ada lagi nasionalisme budaya yang mana negara mempunyai kebenaran politik yang berasal dari budaya bersama yang tak bersifat turun-temurun, warna kulit, ras maupun bahasa. Nasionalisme agama pun termasuk variasi nasionalisme yang mana legitimasi politik negara didapatkan dari kesamaan keyakinan.

Patriotisme adalah gabungan kata patriot dan isme yang bermakna watak kepahlawanan atau mental kepahlawanan. Dalam bahasa Inggris, Patriotism  bermakna sifat gagah berani, tak mudah menyerah serta mau berkorban untuk bangsa dan negaranya. Patriotisme merupakan sebuah sikap yang dihasilkan dari rasa cinta tanah air (nasionalisme) yang memunculkan kesediaan berkorban demi bangsa dan negara.

Sikap patriotisme memiliki dua bentuk yaitu patriotisme buta dan patriotisme konstruktif. Patriotisme buta berupa keterikatan pada bangsa dan negara tanpa mau dikritik sebagaimana sebuah istilah 'Right or wrong is my country'. Sementara patriotisme konstruktif merupakan keterikatan pada bangsa dan negara namun masih bersedia menerima kritikan untuk perbaikan menuju kesejahteraan bangsa dan negara. Implementasi rasa patriotisme bisa diwujudkan saat darurat dan di saat situasi damai. Di saat darurat patriotisme bisa berarti mengangkat senjata, turut berperang menghadapi penjajah, berperan di dapur umum, pensuplai kebutuhan logistik atau bertindak sebagai petugas medis dari pejuang yang terluka. Patriotisme di masa damai bisa berujud : menegakkan hukum dan kebenaran, memajukan pendidikan, mengurangi tingkat kemiskinan atau menjaga persatuan dan kesatuan baik di lingkungan keluarga, sekolah ataupun masyarakat.