Minggu, 13 Agustus 2017

Paham Perbedaan Bakteri Gram Positif dan Gram Negatif

Penyakit tipus adalah infeksi akut yang menyerang saluran pencernaan tepatnya di usus halus yang mempunyai gejala berupa demam tinggi hingga seminggu dengan didampingi gangguan di saluran pencernaan. Penyakit tipus terjadi karena serangan bakteri Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi. Bakteri tersebut mempunyai bentuk batang dan merupakan jenis bakteri gram negatif. Lalu apa yang dimaksud dengan bakteri gram negatif? Jika ada gram negatif berarti ada pula gram positif, apa bedanya?


Seorang peneliti dari Denmark yaitu Hans Christian Gram menemukan sebuah teknik pewarnaan yang bisa membedakan bakteri pneumococcus dan bakteri Klebsiella pneumoniae. Bakteri yang diwarnai menggunakan teknik temuannya tersebut dibedakan menjadi golongan bakteri Gram Positif dan golongan bakteri Gram Negatif. Perbedaan bakteri gram positif dan gram negatif secara umum yaitu untuk bakteri Gram positif umumnya akan menahan zat pewarna kristal violet sehingga tubuhnya terlihat ungu tua saat diamati menggunakan lensa mikroskop. Sementara bakteri gram negatif biasanya tak mempertahankan pewarna kristal violet sesudah dibilas menggunakan alkohol. Kemudian saat diwarnai dengan pewarna tandingan yakni air fuchsin atau safranin, tubuhnya akan terlihat merah di bawah amatan mikroskop. Perbedaan warna tersebut diakibatkan adanya struktur kimiawi dinding sel yang berbeda.

Secara ciri-ciri, perbedaan bakteri gram positif dan gram negatif adalah sebagai berikut ini :

Bakteri gram positif memiliki karakteristik :

- Memiliki struktur dinding sel yang tebal kurang lebih 15-80 nm dengan lapisan tunggal.
- Dinding sel memiliki kandungan senyawa lipid sebanyak 1% hingga 4% dengan peptidoglikan ada yang sebagai penyusun lapisan tunggal. Mengandung asam tekoat.
- Memiliki karakteristik lebih peka dengan senyawa penisilin.
- Pertumbuhannya terhambat dengan adanya pewarnaan ungu kristal.
- Kebutuhan nutrisi lebih kompleks.
- Lebih tahan dengan perlakuan fisik.
- Tahan terhadap larutan alkali.
- Tak peka dengan streptomisin.
- Racun yang dihasilkan bersifat Eksotoksin dan Endotoksin.

Bakteri gram negatif memiliki karakteristik :

- Memiliki struktur dinding sel yang tipis kurang lebih antara 10 hingga 15 mm membentuk tiga lapisan.
- Dinding sel memiliki kandungan lemak lebih banyak berkisar 11% hingga 22%. Peptidoglikan ditemukan dalam lapisan kaku dan tak memiliki kandungan asam tekoat.
- Tak begitu peka dengan senyawa penisilin.
- Pertumbuhan tak terganggu dengan adanya pewarnaan kristal violet.
- Kebutuhan nutrisi cukup sederhana.
- Tak tahan dengan adanya perlakuan fisik.
- Tahan dengan larutan alkali misalnya KOH yang lebih pekat.
- Sensitif dengan senyawa streptomisin.
- Racun yang dihasilkan bersifat Endotoksin.