Selasa, 29 Agustus 2017

Perbedaan Jeruk Nipis dan Jeruk Lemon

Tatkala musim kemarau kiranya sangat menyegarkan bisa menyeruput segelas es jeruk nipis atau jeruk lemon. Jeruk nipis adalah jenis buah paling populer dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Jeruk nipis dan jeruk lemon adalah dua jenis berbeda, namun sering orang awam tak bisa membedakan keduanya. Ada beberapa perbedaan jeruk nipis dan jeruk lemon yang harus diketahui.


Perbedaan jeruk nipis dan jeruk lemon pertama bisa dibandingkan dari ukurannya. Jeruk nipis umumnya agak kecil dibanding jeruk lemon serta air sarinya mempunyai citarasa lebih kuat dan lebih asam dibanding air sari jeruk lemon. Namun keduanya mempunyai komposisi zat gizi yang hampir sama. Jeruk nipis memiliki nama ilmiah Citrus aurantifolia sebagai jenis buah-buahan khas Asia Tenggara yang disebarkan ke daratan Eropa oleh orang-orang Arab yang mengambilnya dari India. Semenjak saat itu buah yang satu ini dengan cepat tersebar ke seluruh penjuru dunia dan banyak dibudidayakan.

Jeruk nipis mempunyai warna kulit luar hijau namun ada kalanya juga warnanya hijau agak kuning. Buah dengan bentuk bulat dengan tekstur kulit yang mulus. Saat dibelah terlihat bulir-bulir di dalamnya dengan warna kuning agak hijau cerah dan memiliki kadar air cukup banyak. Pohon bisa sampai ketinggian 6,5 m hingga 13 meter. Rasanya cukup masam dengan sedikit pahit sekaligus memberikan efek dingin di mulut. Jeruk nipis memiliki kandungan nutrisi berupa senyawa flavonoid, protein, kalsium, zat besi, fosfor, citric acid, vitamin A, vitamin B1 dan tak ketinggalan adalah vitamin C. Di samping itu jeruk nipis pun diperkaya kandungan minyak atsiri yaitu limonene dan lonalool yang membuatnya sering digunakan untuk aroma terapi. Jeruk nipis untuk penggunaan sehari-hari adalah sebagai penyedap masakan, menambahkan citarasa segar dan dingin, obat herbal, membuat daging empuk sampai mengusir karat logam.

Jeruk lemon berwarna kuning terang dengan tekstur kulit luar yang lembut. Jeruk lemon memiliki bentuk buah lonjong dimana kedua ujungnya melancip. Jika dipotong, nampak bulir-bulir dengan warna kuning muda serta banyak mengandung air. Tanaman jeruk lemon dapat mencapai ketinggian hingga 30 m. Rasanya masam namun agak sedikit manis menyegarkan. Jeruk lemon memiliki kandungan sekitar 5 % citric acid, melimpah akan vitamin,termasuk vitamin B1 dan B2 magnesium, kalsium, fosfor, karbohidrat dan protein. Mengingat manfaat aromatik-nya yang demikian kuat maka umumnya jeruk lemon diperas air sarinya sebagai bahan penyedap untuk bermacam makanan dan minuman. Air sari jeruk lemon mampu menambahkan cita rasa ke kue, salad, daging ayam, jus, aneka minuman maupun hanya untuk dekorasi mempercantik suatu hidangan. Saat ini mulai populer menambahkan air jeruk lemon ke dalam air putih untuk kemudian diminum agar memperoleh berbagai manfaat dan khasiat buah lemon.