Jumat, 05 Februari 2016

Perbedaan Biaya dengan Beban dalam Laporan Keuangan

loading...
Laksana sebuah koin yang mempunyai dua sisi berbeda akan tetapi tetap memiliki nilai satu. Biaya dan beban bagi kebanyakan awam mungkin serupa dengan uang koin yang memiliki satu arti. Akan tetapi sebenarnya biaya dan beban merupakan dua hal yang berbeda. Agar lebih jelas berikut adalah uraian singkat mengenai poin-poin perbedaan biaya dengan beban.


Definisi dari biaya (Cost) :
Carter menyebutkan bahwa biaya merupakan sebuah nilai tukar, pengeluaran, pengorbanan yang dibayarkan agar bisa mendapatkan manfaat. Sementara Bastian Bustami menyebutkan bahwa biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomis dengan satuan uang yang sudah berlangsung atau akan terjadi dalam upaya mewujudkan tujuan tertentu. Biaya yang belum habis usia penggunannya dikelompokkan dalam aktiva  yang dimasukkan ke neraca. Adapun Mulyadi mengatakan bahwa pengertian biaya dibedakan menjadi dua yakni biaya dengan arti sempit dan biaya dengan arti luas. Biaya dengan arti luas yakni pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dengan satuan uang yang sudah terjadi dan akan terjadi untuk mencapai tujuan tertentu. Sementara definisi biaya dengan arti sempit yakni pengorbanan sumber ekonomi agar mendapatkan aktiva. Atkinson pun memberikan pendapatnya mengenai biaya yaitu nilai moneter atas barang dan jasa yang dibayarkan agar bisa diperoleh laba untuk masa kini ataupun untuk masa datang. Biaya bisa pula diperuntukkan untuk menciptakan sebuah produk yang kemudian dijual agar bisa memperoleh laba kas. Terakhir adalah definisi biaya dari Masiyah Kholmi yang menyebutkan bahwa biaya merupakan pengorbanan sumber daya atau nilai ekuivalen kas yang dikeluarkan agar bisa diperoleh barang atau jasa untuk perolehan manfaat pada masa sekarang atau untuk masa yang mendatang untuk perusahaan.

Definisi dari beban (Expense) :
Sesuai dengan Standar Akutansi Keuangan , Beban yaitu penyusutan manfaat ekonomi dalam satu periode akuntasi berbentuk arus kas keluar maupun menyusutnya aktiva serta adanya kewajiban yang menghasilkan pengurangan ekuitas yang tak berkenaan dengan pembagian untuk investasi.

Berikut beberapa poin perbedaan biaya dengan beban dalam sebuah laporan keuangan :

- Penempatan dalam Laporan Keuangan :
Biaya ditempatkan pada laporan neraca (belum terpakai, biaya-biaya yang dinilai bermanfaat pada masa mendatang, berbentuk aktiva) Contohnya : sewa dibayar di depan.
Beban ditempatkan pada laporan laba-rugi (pengeluaran yang sudah terpakai dan tak bermanfaat lagi untuk masa mendatang) Contohnya : Beban Sewa

- Periode Akuntansi :
Biaya memiliki periode lebih dari setahun dan sebagai pengeluaran modal (capital expenditure).
Beban memiliki periode tak lebih dari setahun sebagai pengeluaran pendapatan (revenue expenditure).

- Jumlah uang yang dibayarkan :
Biaya memiliki jumlah Rupiah yang dibayarkan relatif besar.
Beban memiliki jumlah Rupiah yang dibayarkan lebih kecil.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Perbedaan Biaya dengan Beban dalam Laporan Keuangan