Langsung ke konten utama

Perbedaan Antara Hak Asasi Manusia dengan Hak Warga Negara

Tuhan menciptakan manusia sudah dilengkapi dengan hak-hak yang akan menjamin derajatnya selaku manusia. Hah-hak tersebut dimiliki manusia begitu mereka terlahir ke dunia yang sering dinamakan sebagai hak asasi manusia. Mungkin anda akan sedikit kesulitan melihat perbedaan antara hak asasi manusia dengan hak warga negara atau hak sipil. Dalam istilah sederhana, perbedaan antara hak asasi manusia dengan hak sipil yaitu bila hak asasi manusia timbul hanya dengan menjadi seorang manusia maka hak warga negara diperoleh dari hukum yang berlaku di negara bersangkutan.


Hak Asasi Manusia :

Hak asasi manusia umumnya dianggap sebagai hak yang paling mendasar. Hak ini termasuk hak untuk hidup, pendidikan, perlindungan dari penyiksaan, kebebasan berekspresi dan pengadilan yang adil. Banyak dari jenis-jenis hak ini yang termasuk juga di dalam hak warga negara. Sebagai sebuah konsep, hak asasi manusia didengungkan tak lama setelah Perang Dunia II, khususnya saat upaya pemberantasan etnis Yahudi oleh kelompok Nazi. Pada tahun 1948 Majelis Umum PBB mengadopsi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia sebagai hukum dan kebijakan internasional. Indonesia pun memiliki Undang-Undang yang mengatur mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) yaitu UU No.39 tahun 1999. UU HAM akan melindungi harkat dan martabat seluruh warga negara Indonesia untuk mendapatkan hak : hak untuk hidup, hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan, hak mengembangkan diri, hak memperoleh keadilan, hak atas kebebasan pribadi, hak atas rasa aman, hak atas kesejahteraan, hak turut serta dalam pemerintah, hak wanita dan hak anak.

Hak warga negara :

Adalah hak-hak yang dimiliki oleh setiap warga negara berdasarkan kewarganegaraan di suatu bangsa atau negara tertentu. Hak-hak sipil atau warga negara akan melindungi dari diskriminasi dan memberikan kebebasan berbicara, proses hukum, memperoleh perlindungan yang sama dan sebagainya. Hak-hak sipil ini dapat dianggap sebagai perjanjian antara bangsa, negara, dan warga negara yang dipimpin. Berdasarkan penjelasan dari pakar hukum Jimly Asshiddiqie, Hak warga Negara Indonesia terdiri dari : Hak Konstitusional yaitu serangkaian hak yang dijamin di dalam dan oleh Undang-Undang Dasar 1945 dan kedua adalah Hak Hukum yaitu sejumlah hak yang muncul dari aturan selain dari Undang-Undang Dasar 1945.

Perbedaan antara hak asasi manusia dengan hak warga negara dalam kerangka kerjasama internasional bisa dijelaskan sebagai berikut. Hak-hak sipil atau hak warga negara berasal dari konstitusi atau hukum dari masing-masing negara, sementara hak asasi manusia bersifat universal bagi semua manusia. Hak asasi manusia bersifat universal untuk semua negara, sementara hak-hak sipil sangat bervariasi dari satu negara dengan negara yang lain. Tidak ada bangsa manapun yang boleh mencabut hak asasi manusia setiap warga negaranya, namun negara dapat memberikan atau menolak hak-hak sipil yang berbeda dengan hukum yang berlaku di negara tersebut.



loading...
Theme Editor by Seo v6