Jumat, 18 Agustus 2017

Pengertian Ilmu Ekonomi Mikro dan Makro

Ilmu ekonomi mengkaji aktifitas seseorang dan masyarakat dalam menentukan pilihan memanfaatkan berbagai sumber daya terbatas serta cara terbaik dalam memproduksi barang dan jasa. Barang dan jasa yang diproduksi selanjutnya disalurkan untuk memenuhi konsumsi seseorang dan masyarakat kini dan waktu mendatang. Berdasarkan cakupannya ilmu ekonomi dibedakan menjadi ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro. Pengertian ilmu ekonomi mikro dan makro adalah sebagai berikut :


Ilmu Ekonomi Mikro

Mikro sendiri artinya kecil sehingga ilmu ekonomi mikro adalah ilmu yang mempelajari berbagai variable ekonomi dengan scope kecil diantaranya konsumsi, tabungan dan investasi. Ekonomi mikro dinamakan pula Price Theory atau teori harga karena membahas distribusi barang dan jasa dari produsen ke rumah tangga, distribusi faktor produksi dari rumah tangga ke perusahaan, bentuk distribusi dan juga terbentuknya harga. Ilmu ekonomi mikro mempelajari aspek-aspek diantaranya : interaksi di pasar barang, tingkah laku penjual dan pembeli, teori perusahaan dan interaksi di pasar faktor produksi.

Ilmu Ekonomi Makro

Mengkaji proses berjalannya kegiatan ekonomi secara menyeluruh. Dalam ilmu ekonomi makro dipelajari beberapa variabel ekonomi diantaranya : besaran pendapatan nasional, kesempatan kerja, belanja konsumsi rumah tangga, tabungan, investasi, besar bunga, total uang beredar, neraca pembayaran, stok kapital nasional, utang pemerintah dsb. Ilmu ekonomi makro akan melihat hubungan sebab akibat antar variabel seperti jumlah uang beredar dan tingkat inflasi atau hubungan belanja pemerintah dan berkurangnya jumlah pengangguran. Dipelajari juga hubungan fungsional contohnya hubungan pendapatan dan belanja konsumsi dan investasi atau hubungan pendapatan dan tingkat konsumsi dan tabungan.

Perbedaan Pengertian Ilmu Ekonomi Mikro dan Makro :

Ilmu ekonomi mikro menelaah komponen-komponen dari unit-unit kecil dalam keseluruhan aktifitas ekonomi. Sementara ilmu ekonomi makro adalah pengkajian mengenai semua aktifitas ekonomi secara umum tanpa memedulikan aktivitas ekonomi dari bagian-bagian kecil ekonomi. Ekonomi makro menelaah aktifitas produsen dan konsumen secara menyeluruh. Dalam teori ekonomi makro menjelaskan mengenai berbagai aspek dalam lingkup ekonomi negara sampai di mana sebuah perekonomian bisa memproduksi barang dan jasa. Ada beberapa teori yang dipelajari dalam ekonomi makro yaitu :

- Teori Pendapatan, Output dan Ketenagakerjaan dengan dua konstituen yaitu teori fungsi konsumsi, teori fungsi investasi dan teori siklus bisnis atau fluktuasi ekonomi.
- Teori Harga dengan konstituennya berupa teori inflasi, deflasi dan reflasi.
- Teori Pertumbuhan Ekonomi berurusan dengan pertumbuhan pendapatan jangka panjang, output dan kesempatan kerja.
- Teori Distribusi Makro berurusan dengan upah dan keuntungan dalam total pendapatan nasional.

Persamaan Ilmu Ekonomi Mikro dan Ilmu Ekonomi Makro :

- Prinsip-prinsip ilmu ekonomi mikro tetap digunakan dalam ilmu ekonomi makro. Jika sedang mempelajari dampak devaluasi maka cenderung untuk menggunakan prinsip-prinsip ekonomi yang sama seperti elastisitas permintaan terhadap perubahan harga.

- Mikro ekonomi akan berpengaruh pada makro ekonomi dan sebaliknya. Jika kita mempelajari kenaikan harga minyak, terlihat dampak signifikannya terhadap biaya dan akhirnya akan meningkatkan inflasi. Jika penggunaan teknologi akan mengurangi biaya maka akan memungkinkan pertumbuhan ekonomi negara yang lebih cepat.

- Mengaburkan perbedaan. Jika harga rumah naik maka ini adalah efek ekonomi mikro untuk pasar perumahan. Tapi pasar perumahan pun bisa dianggap sebagai variabel makro ekonomi yang akan mempengaruhi kebijakan moneter.

- Mulai dikembangkan suatu model perhitungan dengan komputer dari perilaku rumah tangga untuk memprediksi dampaknya terhadap ekonomi makro.