Langsung ke konten utama

Menelisik Perbedaan Etika Moral dan Akhlak Manusia

Bisa disebut sebagai manusia jika mereka memiliki etika, moral dan akhlak. Ketiganya akan menentukan seperti apa manusia tersebut. Etika, moral dan akhlak sangat berguna dalam kehidupan bermasyarakat. Meski ketiganya berhubungan dengan tingkah laku seseorang, namun ada perbedaan antara ketiganya. Perbedaan etika, moral dan akhlak bisa disimak dari penjelasan singkat berikut ini.


Etika dan moral berhubungan dengan perilaku "benar" dan "salah". Namun kadang-kadang keduanya digunakan secara bergantian meski pengertiannya berbeda. Etika mengacu pada aturan yang ditentukan dari pihak luar, misalnya kode etik di kantor atau prinsip dalam agama. Sementara moral mengacu pada prinsip-prinsip individu sendiri tentang benar dan salah. Perbedaan antara etika dan moral cukup mendasar. Bila moral menentukan karakter pribadi, maka etika menekankan pada sistem sosial dimana moral diterapkan. Dengan kata lain, etika merujuk ke standar atau kode perilaku yang diharapkan oleh suatu komunitas yang bisa jadi berupa etika nasional, etika sosial, etika perusahaan, etika profesi, atau bahkan etika keluarga. Bila prinsip moral seseorang biasanya tidak berubah, maka etika bisa berubah tergantung dimana ia saat itu berada.

Akhlak yang diserap dari bahasa Arab memiliki pengertian tabiat, perangai atau budi pekerti. Akhlak yaitu kapabilitas atau keadaan jiwa sebagai sumber dari segala aktifitas manusia yang keluar dengan spontan tanpa dipikirkan lebih dulu. Akhlak seseorang dihasilkan dari latihan dan tindakan berulang-ulang yang menciptakan sebuah kebiasaan. Dengan begitu bila telah menjadi akhlak maka tak akan mudah untuk merubahnya. Akhlak manusia berkedudukan penting dan malah sebagai puncak kesempurnaan seorang manusia.

Ketika membicarakan perbedaan etika, moral dan akhlak maka itu tak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Perbedaan etika, moral dan akhlak bisa dilihat dari sumber yang digunakan sebagai standar mengenai baik dan buruk. Bila etika memandang baik dan buruk adalah menurut pemikiran akal seseorang dan moral didasarkan pada tradisi yang ada dan bersifat umum  di masyarakat. Untuk akhlak, standar yang dipakai untuk menetapkan baik dan buruk yaitu menurut apa yang diajarkan al-Qur’an dan Hadist. Lainnya dari perbedaan etika, moral, dan akhlak dijumpai juga dari sifat dan cakupan pembahasannya. Bila etika dominan pada tataran teoritis, maka moral kebanyakan bersifat praktis. Etika melihat perilaku seseorang secara umum, sementara moral mendasarkan standarnya dalam wujud perbuatan.

Etika dan moral bersumber dari manusia, sementara akhlak bersumber dari Tuhan. Di sisi lain akhlak berguna membuat batasan umum sehingga hal-hal yang termasuk dalam etika dan moral tak berseberangan dengan nilai luhur dan tak menjadikan manusia tersesat. Standar dari etika dan moral akan berguna jika selalu menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak dari Tuhan.



loading...
Theme Editor by Seo v6