Senin, 21 Agustus 2017

Lebih Jelas Memahami Perbedaan Teks Laporan Observasi dan Teks Deskripsi

Ada banyak ragam teks atau tulisan dalam Bahasa Indonesia. Ada bentuk teks berdasarkan fakta dan ada juga teks berdasarkan khayalan. Teks berdasarkan fakta pun masih dibagi lagi menjadi beberapa jenis diantaranya adalah teks laporan observasi dan teks deskripsi. Meski berbeda namun masih banyak yang menyamakan antara teks laporan observasi dengan teks deskripsi. Berikut adalah letak perbedaan teks laporan observasi dan teks deskripsi :


Pengertian teks laporan observasi :

Merupakan tulisan yang berisi pemaparan dari observasi yang sudah dilakukan dengan tujuan menginformasikan hasil pengamatan kepada pembaca. Teks laporan dibuat berdasarkan hasil observasi misalnya mengenai burung Beo. Di dalam tulisan diuraikan seputar burung Beo secara umum. Teks laporan bisa pula disebut dengan teks klasifikasi sebab berisi pengelompokan disertai uraian umum tentang suatu hal. Perbedaan teks laporan observasi dan teks deskripsi terdapat dari uraian di dalamnya, umum untuk teks laporan dan khusus untuk teks deskripsi. Tks laporan pun cenderung mengutamakan pengelompokan menjadi kelas-kelas sesuai ciri khas yang dimiliki. Teks laporan pun kebanyakan mengaitkan tingkatan antar kelas dan sub-kelas. Struktur penulisannya adalah klasifikasi pada permulaan paragraf dan paragraf selanjutnya memuat beberapa aspek yang dilaporkan. Ciri lain teks laporan yaitu berdasarkan fakta, obyektif dan hasil pengamatan ditulis secara lengkap. Tata bahasa yang digunakan pasti dengan isi berbobot sekaligus kalimat-kalimat tersusun logis. Proses pembuatan teks laporan observasi yaitu pertama dengan membuat judul sesuai dengan obyek observasi. Selanjutnya adalah menentukan kerangka tulisan. Dilanjutkan dengan mengembangkan beberapa gagasan yang terkandung dalam kerangka tulisan disertai informasi pendukung dari hasil observasi. Terakhir yaitu membuat kalimat kesimpulan.

Pengertian teks deskripsi :

Yakni tulisan yang mendeskripsikan sebuah hal yang diungkapkan secara mendetil berdasarkan sejumlah ide. Pembaca seakan-akan tengah merasakan atau masuk ke gambaran yang dijelaskan pengarang. Tema yang digunakan boleh berupa obyek, kejadian atau tempat. Mempunyai beberapa ciri diantaranya paragraf melukiskan sesuatu secara gamblang, detil serta melibatkan sudut pandang indera. Ketika menyimak tulisannya maka pembaca seakan-akan bisa merasakan atau menghadapi sendiri hal yang tengah dipaparkan dalam tulisan itu. Tulisan deskripsi pun tak lupa menjabarkan beberapa ciri fisik diantaranya bentuk, ukuran, warna ataupun sifat-sifat yang dimiliki obyek secara mendalam. Teks deskripsi adalah kategori tulisan yang menjelaskan suatu kondisi baik bentuknya, ukurannya, warnanya dan juga sifatnya dari manusia, hewan, tumbuhan atau benda.

Dari sini jelas terlihat perbedaan teks laporan observasi dan teks deskripsi dimana teks deskripsi mengedepankan kaitan dari isi keseluruhan dengan bagian-bagiannya. Sementara teks laporan observasi lebih menjelaskan ide berdasar sesuatu yang khusus menjadi sesuatu yang lebih umum. Pada teks deskripsi biasanya tak bisa dilepaskan dari faktor subjektivitas dan juga opini, sementara teks laporan observasi ditulis berlandaskan fakta yang dijumpai saat melakukan pengamatan. Sebuah teks laporan observasi diharuskan bersifat obyektif.