Selasa, 09 Februari 2016

Jelaskan Perbedaan Kitab dan Suhuf Sebagai Wahyu Allah

Maksud dari iman kepada kitab-kitab Allah dalam rukun iman yaitu percaya dan yakin dengan seyakin-yakinnya jika Allah SWT sudah menurunkan kitab-kitab-Nya lewat perantaraan nabi dan rasul yang memuat wahyu-wahyu Allah guna diajarkan untuk umat manusia di zamannya. Al Qur’an menerangkan jika kitab-kitab Allah itu ada 4. Pertama adalah kitab Taurat yang diberikan kepada nabi Musa a.s, kemudian kitab Zabur untuk nabi Daud a.s, kitab Injil untuk nabi Isa a.s, dan Al Qur’an sebagai kitab suci terakhir untuk nabi Muhammad SAW yang juga sebagai nabi terakhir hingga akhir zaman.

Allah SWT menegaskan bahwa seorang mukmin wajib memiliki keyakinan mengenai keberadaan beberapa kitab suci yang diturunkan sebelum Al Qur’an sebagaimana dikatakan Allah dalam surah An Nisa ayat 136 : “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya”. Di samping kitab suci, Allah pun memberikan suhuf untuk para nabi diantaranya Nabi Musa a.s. dan Nabi Ibrahim a.s. sebagaimana dalam surah Al A-la ayat 19 yang berbunyi : “(yaitu) suhuf-suhuf (kitab-kitab) yang diturunkan kepada Ibrahim dan Musa”. Lalu apa perbedaan kitab dan suhuf tadi?

Wahyu Allah yang diberikan kepada para Rasul pada perkembangannya ada yang dibukukan berupa kitab dan ada juga yang tak dibukukan berupa suhuf yaitu beberapa lembaran terpisah. Yang diketahui ada 4 nabi yang menerima suhuf ini yaitu Nabi Idris diberikan 30 suhuf, Nabi Syis 50 suhuf, Nabi Ibrahim 10 suhuf dan Nabi Musa 10 suhuf. Misalnya suhuf nabi Ibrahim berisi : pokok-pokok ajaran pertaubatan, ciri-ciri seorang beriman dan mengenai konsekuensi keimanan. Kedua bentuk wahyu Allah itu sama-sama memuat firman Allah yang dibawa para Nabi dan Rasul. Sedangkan sejumlah perbedaan kitab dan suhuf diantaranya : muatan isi kitab suci lebih menyeluruh bila dibanding suhuf, kitab dibendel menjadi satu sementara suhuf masih berupa lembaran sendiri-sendiri, ajaran kitab pun bisa digunakan dalam rentang waktu lama dibanding suhuf.

Ditegaskan lagi dalam surah Al Baqarah ayat 136 bahwa Allah menyeru kepada orang-orang mukmin untuk beriman kepada Allah dan kitab-kitab yang diturunkan Allah : “Katakanlah (hai orang-orang mukmin), kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak cucunya dan apa yang kami berikan kepada Musa dan Isa seperti apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun diantara mereka dan kami hanya patuh kepada-Nya.”
Jelaskan Perbedaan Kitab dan Suhuf Sebagai Wahyu Allah Rating: 4.5 Posted by: muhammad hakum