Jumat, 26 Februari 2016

Cara Membedakan Cucak Ijo Jantan dan Betina Saat Masih Muda

Cucak Ijo seperti namanya, tubuhnya didominasi oleh bulu-bulu berwarna hijau cerah. Burung yang memiliki nama ilmiah Chloropsis sonnerati ini masih berkerabat dengan burung Murai Daun. Ukuran tubuhnya sedang dengan panjang tubuh diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor rata-rata 22 cm saja. Kunci untuk memilih bakalan Cucak Ijo adalah berjenis kelamin jantan. Namun tentu sulit membedakan antara jantan dan betina terlebih saat masih anakan sebab Cucak Ijo adalah jenis burung Dimorfik yang sulit dibedakan jantan betina.


Kebanyakan pemula pastinya cukup kesulitan menemukan cara membedakan Cucak Ijo jantan dan betina saat masih muda sebab secara visual keduanya nyaris sama. Meski terlihat sama namun pastinya ada tanda-tanda yang bisa digunakan sebagai patokan untuk membedakannya. Dihimpun dari para penghobi senior, Cucak Ijo jantan ketika umurnya belum mencapai 4 bulan biasanya mempunyai alis yang melingkari kedua matanya dengan warna kuning. Sehingga seakan-akan mengenakan kacamata dengan frame kuning. Sementara Cucak Ijo betina muda memiliki warna alis cenderung putih.

Cara membedakan Cucak Ijo jantan dan betina saat masih muda bisa juga diamati dari warna paruh sebelah bawah. Untuk Cucak Ijo jantan anakan mempunyai warna cokelat tua pekat, adapun Cucak Ijo betina anakan warna paruh bawah adalah putih. Kemudian saat burung Cucak Ijo umur mencapai 6 bulan, untuk betina pada leher ditemukan warna kuning, namun lambat laun berubah putih agak hijau. Sementara pada Cucak Ijo jantan, warna kuning di leher akan dihiasi totol-totol hitam. Dua bulan selanjutnya totol-totol hitam tadi akan makin melebar dan jelas hingga area leher dan di bawah paruh. Makin bertambah umurnya maka warna hitam tadi akan melebar hingga bawah mata.

Setelah mengetahui cara membedakan Cucak Ijo jantan dan betina, pemula pun harus tahu cara perawatannya. Burung Cucak Ijo dapat dipelihara menggunakan sangkar kotak berukuran panjang 45 cm, lebar 45 cm dan tinggi 60 cm. Boleh juga sangkar bulat bergaris tengah 35 cm. Sedangkan untuk pangkringan dapat diambilkan ranting kayu asam berdiameter 1,5 cm. Sebagaimana pada burung kicau lainnya, Cucak Ijo pun membutuhkan pakan beragam yang akan memenuhi kebutuhan zat gizi, vitamin dan mineral. Pakan untuk Cucak Ijo bisa berupa voer, buah-buahan seperti pisang kepok putih, pir, apel, tomat dan lainnya. Sebagai pelengkap, bisa diberikan kroto dengan porsi 1 sendok teh dua kali seminggu.

Penting diperhatikan adalah saat masa mabung atau moulting. Bulu-bulu yang rontok dan digantikan dalam masa ini akan mengambil hingga seperempat total protein yang terkandung dalam tubuhnya. Itulah kenapa selama mabung mesti diberikan pula pakan berkadar protein hingga 25 % jumlah protein yang terkandung di tubuh burung.
Cara Membedakan Cucak Ijo Jantan dan Betina Saat Masih Muda Rating: 4.5 Posted by: muhammad hakum