Langsung ke konten utama

Cara Membedakan Cucak Ijo Jantan dan Betina yang Masih Muda

Cucak Ijo (Cucak Hijau) termasuk satu diantara beberapa jenis burung kicau yang tak boleh diremehkan. Hokinya kian menjadi, terlihat dari sejumlah lomba yang membuka kelas jenis burung ini selalu banyak peminat. Harga Cucak Ijo pun makin melambung dengan nilai cukup spektakuler. Namun bagi para penghobi pemula yang ingin memelihara burung yang satu ini masih cukup kesulitan membedakan antara jantan dan betina terutama saat masih muda. Seperti diketahui Cucak Ijo jantan memiliki suara yang gacor dan juga banyak variasi dibanding yang betina.


Cara membedakan Cucak Ijo jantan dan betina sebenarnya bisa belajar dari penghobi yang sudah berpengalaman. Salah satu patokannya adalah mengecek seputar mata. Jika warna bulu halus di sekeliling mata warnanya kuning, boleh diduga itu adalah Cucak Ijo jantan. Namun jika bulu halus di seputar mata tadi warnanya putih maka itu adalah betina. Cara membedakan Cucak Ijo jantan dan betina pun bisa dilihat dari warna bulu di bawah paruh. Jika itu jantan biasanya berwarna hitam. Saat hendak membeli di pasar burung atau kios burung, cek dengan teliti bagian tadi dan pastikan bukan hasil semiran warna hitam. Ciri bulu semiran adalah warnanya yang hitam dof, sementara yang asli berwarna hitam mengkilap.

Sementara cara membedakan Cucak Ijo jantan dan betina yang masih muda lebih butuh kejelian. Ketika Cucak Ijo masih berumur muda yang biasa disebut trotolan tepatnya 2 hingga 4 bulan, di samping tampilan fisik yang hampir sama juga bulu di sekujur tubuhnya sama-sama berwarna hijau muda. Sekaligus terdapat warna kuning untuk bulu di bawah paruh hingga ke leher. Untuk Cucak Ijo jantan bakalan saat umur kurang dari 4 bulan memiliki alis yang mengintari sepasang matanya dengan warna kuning. Sementara untuk betina memiliki alis mata dengan warna putih.

Cara membedakan Cucak Ijo jantan dan betina yang masih muda pun bisa dengan melihat warna paruh sisi bawah. Untuk Cucak Ijo jantan mempunyai warna cokelat tua sementara untuk betina dengan warna putih. Ciri selanjutnya untuk membedakan bakalan Cucak Ijo antara umur 4 hingga 6 bulan adalah warna leher. Jantan memiliki warna kuning dengan totol-totol hitam yang makin lama akan makin mendominasi dan mencapai hingga di bawah mata. Sementara untuk betina bagian bawah leher sama-sama berwarna kuning tanpa totol yang selanjutnya akan berubah menjadi putih agak hijau.

Burung Cucak Ijo paling banyak dicari adalah yang ditangkap dari daerah Jember atau Banyuwangi dan juga dari Blora. Sementara yang banyak ditawarkan para penjual burung adalah Cucak Ijo dari Sumatera yang memiliki postur tubuh lebih kecil. Perawatan Cucak Ijo cukup sederhana, untuk harian burung ini sangat menyukai pisang dan serangga. Jenis serangga kesukaan burung ini adalah jangkrik, belalang dan ulat bumbung. Namun begitu penghobi pun bisa melatihnya dengan memberikan pakan voor sehingga nanti terbiasa. Sementara untuk jangkrik bisa diberikan 4 ekor untuk setiap kali makan pada pagi, siang dan sore.



loading...
Theme Editor by Seo v6