Rabu, 03 Februari 2016

Belajar Memahami Perbedaan Zat Tunggal dan Campuran

loading...
Di bumi ini terdapat berbagai macam materi dimulai dari materi tunggal, senyawa dan campuran. Agar lebih mudah dalam memahami macam materi ini maka dilakukan pengklasifikasian materi menjadi zat tunggal dan campuran. Zat tunggal sendiri masih dibedakan menjadi unsur dan senyawa. Dari istilah yang digunakan pastinya ada beberapa perbedaan zat tunggal dan campuran.

- Unsur
Yakni materi tunggal yang tak bisa lagi dipecah untuk menghasilkan materi lain yang lebih sederhan. Elemen terkecil unsur yaitu atom. Yang bisa dimasukkan dalam kelompok unsur ini antara lain : emas, perak, tembaga, aluminium, karbon, hidrogen dsb. Sejauh ini ditemukan ada 112 unsur dimana sebagian bebas dari unsur lain diantaranya intan dan emas namun dominannya terikat dalam suatu senyawa. Unsur ini bisa diklasifikasikan menjadi unsur logam, nonlogam serta semilogam. Beberapa unsur dengan karakteristik semilogam (metaloid) misalnya : boron, silikon, germanium, antimon dan arsen. Unsur semilogam biasanya sering dimanfaatkan untuk komponen semikonduktor.

- Senyawa
Materi tunggal dimana dengan reaksi kimia bisa dipecah lagi menjadi zat lebih sederhana dengan karakteristik lain dengan zat aslinya. Elemen terkecil sebuah senyawa yaitu molekul. Molekul yaitu gabungan dua atau lebih atom unsur baik sejenis atau berbeda. Misalnya adalah gula pasir putih yang memiliki sifat padat dengan rasa manis akan berubah bila dipanaskan. Perubahan gula pasir menjadi zat lain setelah dipanaskan yaitu menjadi zat berwarna hitam, cair dan rasanya pahit sebab terbentuk zat karbon. Air pun bisa digolongkan sebagai senyawa sebab bisa dipecah lagi menjadi dua zat lain berupa gas oksigen dan hidrogen. Pemecahan senyawa air bisa dilakukan bila air dipanaskan dengan temperatur tinggi atau diberikan aliran listrik. Gas oksigen dan hidrogen memiliki sifat yang berbeda dengan zat asalnya yaitu air. Gas hidrogen gampang terbakar sementara gas oksigen dibutuhkan ketika pembakaran. Sifat air sendiri tak bisa dibakar serta tak bisa membuat pembakaran.

- Campuran
Dapat diklasifikasikan dalam 3 jenis yakni larutan, koloid dan suspensi. Pengertian larutan adalah campuran homogen dari dua atau lebih zat yang mana partikel penyusunnya menyebar merata misalnya adalah campuran gula dan air. Di sini gula merupakan zat terlarut sementara air menjadi pelarutnya. Koloid adalah campuran heterogen dari dua atau lebih zat yang mana kumpulan partikel zat dengan ukuran koloid (fase terdispersi) menyebar merata bersama zat lain. Termasuk campuran koloid ini ialah adonan tepung kanji dan air dimana tepung kanji merupakan fase terdispersi sementara air menjadi pendispersi. Dan suspensi yaitu campuran heterogen dari dua atau lebih zat dimana zat tersuspensi memiliki ukuran suspensi. Misalnya adalah campuran pasir dan air dimana diameter partikel suspensi > 100 nm yang bisa dipisahkan memanfaatkan kertas saring.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Belajar Memahami Perbedaan Zat Tunggal dan Campuran