Selasa, 22 Agustus 2017

Beda Xilem dan Floem pada Tumbuhan

Xilem dan floem membentuk sistem transportasi (sistem vaskuler) menyeluruh pada tumbuhan. Jika manusia memiliki sistem peredaran darah jika ingin terus berkembang maka tumbuhan pun mengembangkan sistem peredaran darah mereka sendiri. Di sinilah xilem dan floem berperan. Bagian tumbuhan bisa dibagi menjadi bagian yang berada di atas tanah dan bagian yang terletak di dalam tanah. Bagian atas tumbuhan terdiri dari batang, cabang, daun dan pucuk. Sementara bagian bawah adalah sistem perakaran untuk menegakkan batang dan menyerap air dan nutrisi. Lalu apa perbedaan xilem dan floem ini?

Ketika daun dari tumbuhan membutuhkan air untuk metabolisme sementara air berada di dalam tanah maka di sini fungsi xilem berperan. Xilem berbentuk seperti cincin dengan sel-sel berbentuk tabung berguna mengangkut air dan mineral terlarut dari akar ke atas. Jaringan xilem pun memiliki peran lain sebagai jaringan penyokong tetap tegaknya pohon. Kata xilem sendiri diambil dari bahasa Yunani, xylos yang artinya kayu. Wajar jika jaringan xilem dinamakan pula dengan pembuluh kayu. Ketika anda menebang batang pohon tua maka akan terlihat satu set cincin. Cinci- cincin tersebut adalah sisa-sisa jaringan xilem tua dimana satu cincin menandakan satu tahun pohon itu hidup. Jaringan xilem terbentuk dari beberapa jenis jaringan yaitu trakheid dan trakhea untuk pengangkutan, jaringan sklerenkim untuk fungsi penguat dan jaringan parenkim yang didukung oleh kumpulan sel hidup untuk fungsi metabolisme. Jaringan trakhea berdiameter lebih besar dibanding trakheid sehingga akan lebih banyak air yang bisa melaluinya. Fungsi jaringan parenkim adalah lokasi menimbun cadangan makanan.

Floem terjalin atas beberapa jaringan yaitu pembuluh tapis (pembuluh saringan), sel pengiring, parenkim dan sklereid. Karakteristik pembuluh tapis yaitu ditemukannya lapisan tapisan (saringan) di dinding sel dan adanya perubahan protoplas yang tanpa nukleus. Sementara sel pengiring bentuknya lebih kecil dengan inti di tengahnya. Jaringan parenkim pada floem umumnya menjadi lokasi penyimpanan lemak, zat tepung dan senyawa ergastik seperti tanin dan resin. Sklereid floem menjadi penguat utamanya ketika jaringan pembuluh tapis tak bisa bekerja lagi. Secara umum fungsi floem adalah menjadi jaringan pembawa senyawa organik dan juga membawa hasil akhir fotosintesis yaitu senyawa gula dan molekul lain dari daun menuju seluruh bagian tumbuhan. Anda mungkin pernah melihat getah yang keluar atau menetes dari batang tumbuhan, nah itu umumnya berasal dari jaringan floem.

Berikut dirangkumkan perbedaan xilem dan floem :

- Xilem berperan membawa bahan baku fotosintesis yaitu air dan jenis-jenis mineral tertentu. Sementara floem bertindak sebagai pengangkut hasil fotosintesis yaitu gula dan molekul lain yang diproduksi di daun ke semua bagian tumbuhan.

- Xilem tersusun dari sel-sel mati sementara floem dibangun dari sel-sel hidup.

- Xilem ditemukan membran permeabel yang bisa dilalui air. Sementara floem ditemukan membran selektif permeabel yang cuma bisa dilewati jenis molekul tertentu.

- Xilem berdinding sel tipis dari senyawa lignin. Lapisan floem tebal dari bahan selulosa.

- Jaringan penyokong xilem termasuk jaringan serabut, sementara floem didukung jaringan pengiring.