Apa Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Organisme hidup tersusun dari jutaan sel ini. Jika semua sel dalam tubuh yang sama melakukan fungsi yang sama, maka beberapa fungsi bisa dilakukan oleh organisme tersebut. Kelompok sel bersama membentuk jaringan yang kemudian membentuk organ. Setiap jaringan dan organ akan melakukan fungsi tertentu sesuai dengan pembagian tugas untuk peningkatan efisiensi. Sel mampu melakukan fungsi yang berbeda karena perbedaan struktur yang dimilikinya. Sel saraf misalnya tidak dapat memiliki struktur yang sama dengan sel darah putih.


Setiap sel memiliki beberapa organel di dalamnya. Masing-masing organel sel memiliki perannya sendiri-sendiri dengan bentuk yang khusus serta kandungan kimia berbeda. Meski setiap organel sel memiliki fungsinya sendiri-sendiri namun tujuan mereka sama yaitu memungkinkan fungsi tubuh bisa dilakukan dengan tepat. Sel-sel penyusun pada tumbuhan dan hewan itu berbeda meski keduanya sama-sama terbentuk dari sel eukariotik. Lalu apa saja perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan dilihat dari bentuk dan fungsi-fungsi organel di dalamnya?

Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan dapat dilihat menggunakan mikroskop cahaya. Beberapa perbedaan utama antara keduanya adalah :

Sel hewan :

- Tidak memiliki dinding sel, tidak teratur bentuknya .
- Tidak memiliki kloroplas
- Vakuola berukuran kecil atau malah tidak ada.
- Butir pati tidak ada.
- Inti sel biasanya terletak di tengah.


Sel tumbuhan :

- Memiliki dinding sel dengan bentuk persegi panjang.
- Memiliki kloroplas.
- Vakuola berukuran besar yang terletak di tengah sel.
- Terdapat butir pati.
- Karena tengah sel diisi oleh vakuola maka inti sel terletak di tepi sel.

Persamaan sel hewan dan sel tumbuhan adalah sebagai berikut :

- Keduanya memiliki membran sel yang mengelilingi sel.
- Keduanya memiliki retikulum endoplasma.
- Keduanya memiliki sitoplasma.
- Keduanya memiliki ribosom.
- Keduanya memiliki inti
- Keduanya memiliki mitokondria.

Bagian-bagian sel hewan dan tumbuhan beserta fungsinya :

- Membran sel
Merupakan struktur terluar dari sel yang memisahkan sel dengan lingkungan. Membran sel dibentuk dari fosfolipid dan berfungsi tidak hanya untuk memisahkan sel dari lingkungan luar tetapi menyaring molekul.

- Sitoplasma
Merupakan bahan semi cair yang tertutup oleh membran sel. Sitoplasma sel sering digambarkan seperti jelly yang bertindak sebagai dukungan untuk struktur sel.  Sekitar 70 % penyusun sitoplasma adalah air.

- Inti sel
Adalah organel sel yang hadir baik dalam sel tumbuhan dan hewan namun tidak dalam sel prokariotik. Inti sel sebagian besar terdiri dari protein dan asam deoksiribonukleat (DNA). DNA ini adalah materi genetik dari sel yang mengontrol struktur dan fungsi.

- Retikulum endoplasma
Adalah organel yang sangat penting dalam sel yang ditemukan baik pada sel hewan ataupun tumbuhan. Fungsinya untuk sintesis protein dan lipid.

- Mitokondria
Terlihat seperti bintik-bintik gelap bila dilihat di bawah mikroskop. Bentuknya memanjang seperti sosis dan memiliki peran memberikan energi dalam bentuk ATP melalui proses respirasi.

- Kloroplas
Adalah struktur plastid yang mengandung klorofil khusus pada sel tumbuhan. Fungsi organel ini untuk melakukan fotosintesis menghasilkan sumber makanan.

- Vakuola
Adalah kantung kecil yang dibatasi oleh membran tunggal. Vakuola mengandung air, garam mineral, gula, pigmen dan enzim. Vakuola hadir baik pada sel tumbuhan ataupun hewan. Pada sel hewan ukuran vakuola lebih kecil dibanding pada sel tumbuhan.

- Dinding sel
Struktur ini hanya ditemukan dalam sel tumbuhan. Dinding sel bersifat kaku sehingga mampu memberikan bentuk tetap sel dan mencegah pecah ketika sel tumbuhan membengkak. Dinding sel terbuat dari selulosa yang merupakan polisakarida. Dinding sel membungkus membran sel dan isinya (protoplasma).