Apa Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna?

Metamorfosis berarti perubahan bentuk. Ini adalah cara serangga untuk tumbuh dan menjadi dewasa. Hidup mereka dibagi menjadi beberapa fase terpisah meliputi fase istirahat, tumbuh dan reproduksi. Manusia tumbuh secara bertahap. Anda mulai hidup sebagai bayi dan tumbuh sedikit demi sedikit sampai Anda menjadi dewasa. Sementara Anda tumbuh, bentuk dasar tubuh Anda tidak berubah. Anda memiliki tubuh yang sama di sepanjang kehidupan Anda.

Sementara serangga tumbuh secara bertahap dalam sebuah siklus yang disebut metamorfosis. Bagi kebanyakan serangga, antara tahap yang satu dengan yang lain sangat berbeda bentuknya. Anda mungkin tidak mengenali mereka sebagai hewan yang sama. Metamorfosis pada serangga dibedakan menjadi metamorfosis sempurna dan tak sempurna. Apa perbedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna ini?

Metamorfosis sempurna terjadi pada kupu-kupu, lebah, lalat, kumbang dan beberapa jenis serangga yang lain. Metamorfosis sempurna memiliki empat tahap mulai dari telur, larva, pupa dan dewasa. Setiap serangga memulai hidupnya sebagai telur. Telur adalah tahap embrio yang kemudian menetas menjadi larva. Larva adalah tahap makan dan berkembang. Larva memiliki bentuk yang terlihat tak sama dengan saat dewasa. Ulat dan belatung akan berubah menjadi kupu-kupu, kumbang dan lalat sebagai tahap dewasa.

Tulang-tulang pada larva ini tidak dapat meregang atau tumbuh sehingga larva berganti kulit atau molting hingga beberapa kali mengikuti kecepatan tumbuh. Ketika larva telah mencapai puncak tumbuh maka selanjutnya akan membentuk pupa. Pupa adalah tahap transformasi pada serangga dimana dari luar tampak seolah-olah sedang beristirahat. Tapi di dalam, seluruh tubuh akan berubah. Organ baru, otot dan bagian tubuh lain akan berkembang. Bila telah selesai berubah ditri maka pupa akan melakukan molting untuk terakhir kalinya untuk kemudian tampil sebagai serangga dewasa. Dewasa di sini adalah sudah siap melakukan tahap reproduksi dan memiliki semua ciri-ciri serangga misalnya tiga ruas tubuh, enam kaki, dua antena dan biasanya ada sepasang sayap.


Beberapa spesies serangga seperti belalang, capung dan kecoak berkembang dengan metamorfosis tidak sempurna. Metamorfosis tidak sempurna memiliki hanya tiga tahap atau fase yaitu telur, nimfa dan dewasa. Awalnya dimulai dari tahap telur yang kemudian menetas menjadi nimfa. Nimfa adalah fase makan dan berkembang. Nimfa sering terlihat seperti versi kecil dari serangga dewasa namun tanpa sayap. Sistem pertulangan nimfa tidak dapat tumbuh atau meregang sehingga nimfa perlu berganti kulit atau berganti bulu, agar tumbuh.

Periode antar molting ini disebut dengan instar. Pada tahap instar sudah terlihat seperti bentuk dewasa. Bakal sayap sudah terbentuk di punggung nimfa ini. Kemudian nimfa masuk ke fase dewasa dimana serangga sudah bisa melakukan reproduksi. Serangga dewasa kemudian melakukan perkawinan kemudian betina bertelur dan siklus dimulai lagi.