Poin-Poin Perbedaan CV dengan PT

Kerapkali kita membaca istilah CV dan PT akan tetapi tak paham betul apa maksudnya. CV atau Perseroan Komanditer dan PT atau Perseroan Terbatas adalah bentuk perusahaan yang sesuai dengan ketentuan di Indonesia. Ada beberapa perbedaan CV dengan PT yang cukup mendasar yang harus diketahui oleh mereka yang hendak mendirikan sebuah perusahaan yang bertujuan untuk tujuan ekonomi. Perbedaan CV dengan PT bisa disimak dari poin-poin penjelasan berikut ini.


Perseroan Terbatas (PT)

- Bentuk perusahaan
Sering dipilih untuk usaha Kecil, menengah maupun besar sebab PT merupakan bentuk perusahaan berbadan hukum. Pembentukan Perseroan Terbatas harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan pada UU PT No.40 Tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas.

- Jumlah Pendiri
Setidaknya sebuah PT bisa dibentuk oleh dua orang yang bersekutu dalam hal modal maupun pengelolaan. Sebuah PT hanya bisa didirikan oleh warganegara Indonesia, sementara bagi warganegara asing hanya bisa mendirikan perseroan sebagai Penanaman Modal Asing (PMA).

- Nama Perseroan
Penggunaan nama PT mengacu pada pasal 16 UU Perseroan Terbatas No. 40 tahun 2007. Nama harus didahului dengan Perseroan Terbatas atau cukup disingkat dengan PT. Nama tak boleh sama atau menyerupai nama PT lain yang sudah lebih dulu ada sebagaimana ditentukan di Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 1998.

- Modal Perseroan
Modal dasar setidaknya Rp.50 juta dimana seperempatnya atau Rp. 12,5 juta mesti sudah disetor oleh para pendiri.

- Kegiatan Usaha
Perseroan Terbatas bisa menjalankan segala kegiatan usaha menyesuaikan maksud dan tujuannya misalnya : PT di bidang perdagangan, pertambangan, PMA, PMDN, Perbankan, Non Perbankan dan sebagainya.

- Pengurus Perseroan
Pengurus PT setidaknya 2 orang yaitu Direksi dan Komisaris. Untuk PT Terbuka harus mempunyai minimal 2 orang anggota Direksi. Jika Direksi dan Komisaris lebih dari seorang ketentuannya salah satu dapat dijadikan Direktur Utama dan Komisaris Utama. Pengurus perusahaan ditetapkan dan diberhentikan menggunakan mekanisme RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).

- Proses Pendirian
Lebih lama dari CV sebab Anggaran Dasar harus disahkan oleh Menteri Hukum & HAM RI dan diumumkan pada lembaran Berita Acara Negara. Biaya yang harus dikeluarkan pun cukup besar.

Perseroan Komanditer (CV)

- Bentuk perusahaan
CV merupakan badan usaha tidak berbadan hukum. Tak ada peraturan yang khusus mengatur pembentukan CV.

- Jumlah Pendiri
Setidaknya sebuah CV bisa dibentuk oleh dua orang yang bersekutu dalam hal modal maupun pengelolaan. Sebuah CV hanya bisa didirikan oleh warganegara Indonesia.

- Nama Perseroan
Tak ada ketentuan legal yang mengatur penggunaan Nama CV sehingga jika ada kemiripan dengan perusahaan lain tetap diperkenankan.

- Modal Perseroan
Dalam Akta pendirian CV tak dicantumkan banyaknya Modal Dasar, Modal ditempatkan maupun Modal disetor.

- Kegiatan Usaha
Sebuah CV dibatasi aktifitas bisnisnya di sektor perdagangan, perindustrian, kontraktor, bengkel, pertanian, percetakan dan jasa.

- Pengurus Perseroan
Pengurus CV setidaknya 2 orang yaitu Pesero Aktif dan Pesero Pasif. Pesero Aktif memiliki tanggung-jawab keseluruhan menjalankan aktifitas CV, sementara Pesero Pasif hanya memikul tanggung-jawab pada modal yang dibutuhkan CV.

- Proses Pendirian
Waktu pendirian lebih cepat sebab nama tak harus mendapatkan persetujuan otoritas. Biaya yang harus dikeluarkan pun relatif lebih murah.