Minggu, 31 Januari 2016

Perbedaan Zakat dan Sedekah yang Harus Diketahui Setiap Muslim

loading...
Agama yang dibawa Muhammad SAW membimbing pemeluknya agar memfokuskan orientasi hidup mereka untuk tujuan akhirat. Caranya dengan melakukan amal shaleh tak terkecuali sedekah. Lewat sedekah maka umat Islam berarti menabung pahala sebagai bekal hidup abadi di akhirat. Perilaku sedekah akan memperkuat sifat dermawan serta meniadakan sifat kikir yang bersemayam dalam hati. Muslim yang terbebas dari sifat pelit disebutkan Allah adalah individu beruntung. Dalam Islam dikenal zakat dan sedekah atau infak. Ada beberapa perbedaan zakat dan sedekah yang perlu diketahui.

Pada sebuah hadits hasan gharib yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi bahwa Rasulullah SAW bersabda jika orang kikir tak bakal merasakan surga. Tak terhitung orang-orang yang tertipu dengan kehidupan dunia dengan tanda terlalu dalam mencintai harta-benda. Orang-orang ini biasanya rakus dan tamak ketika mengejar harta. Tak peduli halal atau haram semua penghalang akan diterjang. Tatkala diperintahkan menggunakan harta benda mereka di jalan Allah, maka sifat kikir langsung keluar. Mereka beranggapan bahwa dengan berzakat dan bersedekah maka harta mereka akan berkurang. Kendati Rasulullah SAW sudah menjamin jika harta tak akan berkurang jika orang bersedekah. Malah Allah akan menyuburkan harta lantaran sedekah ini lewat firmannya di Quran Surat Al-baqarah ayat 276 : “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. ”

Zakat adalah sedekah wajib untuk umat Islam. Sedeqah, infaq atau zakat merupakan salah satu cara untuk menyadarkan manusia agar tidak terlalu mencintai dunia sehingga mengabaikan akhiratnya. Zakat adalah bagian dari rukun Islam yang wajib dikerjakan tiap pribadi muslim. Demikian vitalnya zakat hingga Abu Bakar As-Shidiq saat menjadi Khalifah ketika menjumpai orang-orang yang tak mau mengeluarkan zakat mengancam akan memeranginya. Tidak sedikit orang yang shalat namun tak mau mengeluarkan zakat meski Allah telah mengatakan bahwa ciri seorang mukmin adalah menegakkan shalat dan membayar zakat.

Perbedaan zakat dan sedekah dari kesimpulan uraian di atas adalah zakat bersifat wajib sementara sedekah (infaq) bersifat sunnah. Seorang muslim wajib mengeluarkan zakat jika memiliki harta yang sudah sampai pada nisabnya. Besarnya adalah minimal 2,5 % dari jumlah harta yang sudah mencapai nisab tersebut. Sementara untuk sedekah atau infaq orang Islam bebas mengeluarkan berapa saja dan kapan saja. Perbedaan zakat dan sedekah pun bisa dilihat dari penerimanya. Untuk zakat, penerima sudah ditentukan oleh Allah yaitu 8 golongan asnaf sementara untuk sedekah dan infaq boleh diberikan kepada siapa pun, tentunya lebih utama kepada mereka yang membutuhkan dan fisabilillah. Jika infaq lebih dikaitkan dengan pemberian berupa harta benda maka sedekah mencakup pengertian yang luas. Nabi SAW pernah bersabda bahwa tersenyum ke orang lain pun bisa dikategorikan sebagai sedekah. Bila seorang muslim sudah mengeluarkan zakat namun masih mempunyai harta berlebih maka dianjurkan juga mau memberikan sedekah atau infaq.






Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Perbedaan Zakat dan Sedekah yang Harus Diketahui Setiap Muslim