Sabtu, 23 Januari 2016

Perbedaan Kenari Jantan dan Betina dari Ekor

loading...
Burung mungil yang dinamakan Kenari memang cocok dipilih sebagai hewan klangenan di rumah karena perawatannya yang cukup mudah. Di samping itu burung yang berasal dari pulau Canary ini pun tak membahayakan anak kecil. Burung kenari bertubuh kuat dan tak butuh perlakuan khusus sehingga mudah untuk diternak. Burung Kenari biasanya bisa dinikmati dari keindahan warna bulunya dan juga suara khas kicauannya yang gacor.


Tak serupa dengan species burung lain, Kenari adalah jenis monomorfik. Monomorfik berarti secara fisik antara jantan dan betina nampak serupa atau identik. Sehingga untuk membedakan mana Kenari jantan dan mana Kenari betina cukup sulit bahan oleh peternak berpengalaman sekalipun. Untuk para penghobi yang sudah ahli, beberapa perbedaan pada tubuh Kenari dapat dijadikan petunjuk dalam menentukan  jantan atau betina. Akan tetapi acapkali burung Kenari yang ditawarkan di pasar burung tak dikelompokkan menurut jenis kelaminnya yang akibatnya cara membedakannya makin sulit saja. Untuk itu berikut akan diuraikan perbedaan Kenari jantan dan betina dari ekor.

Ketika membeli burung Kenari bakalan, Anda harus merawatnya sampai berumur 6 bulan lebih untuk siap dikawinkan. Pada saat itu kemungkinan masih sulit membedakan antara yang jantan dan betina. Ketika proses perkawinan ini kebanyakan peternak akan coba-coba menerka saja jenis kelamin Kenari piaraannya. Salah satu yang dijadikan patokan yaitu Kenari jantan biasanya lebih sering berkicau gacor dengan suara merdu dibanding yang betina. Burung Kenari memang senang berkicau kecuali ketika periode berganti bulu (molting). Ketika molting atau ngurak burung Kenari akan menggunakan seluruh energi yang dimilikinya dalam usaha menumbuhkan bulu-bulu baru. Namun kendati burung kenari jantan lebih gacor serta suara merdu namun itu tak mutlak 100 % sebab beberapa species kenari betina pun bisa berkicau gacor. Sejumlah penghobi mengakalinya dengan meletakkan kenari di bawah cahaya matahari langsung maka sebentar kemudian kenari jantan akan mulai berkicau.

Menentukan perbedaan Kenari jantan dan betina dari ekor atau tepatnya dari bagian kloaka atau dubur pun bisa dilakukan. Untuk Kenari jantan umumnya mempunyai bentuk dubur menonjol atau mempunyai tonjolan. Sedangkan Kenari betina lazimnya tak ada tonjolan atau cenderung rata. Akan tetapi Anda mesti mengamatinya pada momen yang pas yakni ketika puncak musim kawin. Yang pasti cuma Kenari betina saja yang akan bertelur. Bila Anda meletakkan sepasang Kenari di satu kandang, belum tentu salah satunya merupakan Kenari jantan sebab Kenari betina tetap bisa bertelur kendati tanpa kehadiran Kenari jantan. Tentu saja telur yang dihasilkan tidak bisa menetas.

Sementara membedakan antara Kenari jantan dan betina dari warna bulunya masih bisa dilakukan meski sangat tipis perbedaannya. Biasanya untuk Kenari jantan memiliki warna bulu yang cenderung lebih cerah dibanding yang betina dan juga postur tubuh yang lebih besar.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Perbedaan Kenari Jantan dan Betina dari Ekor