Selasa, 05 September 2017

Perbedaan Endositosis dan Eksositosis pada Sel

Sebuah sel diselimuti dengan membran sel sebagai penghalang dengan lingkungan luar. Jadi dengan adanya penutup membran tersebut, sel perlu semacam mekanisme transportasi untuk terhubung dengan lingkungan luar. Sebagai contoh sel membutuhkan nutrisi dan mengeluarkan limbah dari dalam sel. Untuk itu sel memiliki empat mekanisme dasar transportasi yaitu Difusi, osmosis, transportasi aktif, dan transportasi massal. Difusi dan osmosis adalah proses pasif, sedangkan transportasi aktif dan transportasi massal adalah proses aktif yang mengkonsumsi energi.


Pada tingkatan sel badan manusia merupakan tempat yang sangat sibuk. Sel-sel tubuh memproduksi energi, melepaskan material kimia, mengeluarkan limbah dan banyak fungsi lainnya. Namun ada dua fungsi utama di mana sel-sel tubuh terlibat adalah eksositosis dan endositosis. Perbedaan endositosis dan eksositosis yaitu bila Endositosis adalah proses dimana sel mengambil molekul dan bahan-bahan lainnya yang terlalu besar agar bisa melalui membran sel. Sementara Eksositosis yaitu proses dimana sel membuang keluar molekul dan bahan-bahan lainnya yang terlalu besar dengan melalui membran sel.

Mekanisme dasar dimana sel melakukan eksositosis atau endositosis adalah sama. Kedua proses tersebut memanfaatkan vesikel untuk transportasi molekul-molekul tersebut. Vesikel sendiri berukuran kecil berupa kantung pada membran yang menyelimuti sel. Vesikel umumnya digunakan untuk penyimpanan dan transportasi. Karena vesikel sepenuhnya tertutup oleh membran maka organel ini memiliki komposisi yang sama sekali berbeda dibandingkan dengan yang dimiliki sel.

Pada proses eksositosis limbah atau material kimia yang lain di dalam sel pertama-tama dikelilingi oleh vesikel. Kadang-kadang vesikel mampu menarik molekul melalui membran. Atau juga eksositosis terjadi dimana vesikel mengelilingi molekul dan menelannya. Kemudian vesikula bergerak ke tepi sel dan melekat ke membran sel. Kemudian mendorong molekul tadi keluar melalui membran sel. Pada proses Endositosis Sel menelan molekul atau protein yang ada di dekat permukaan membran sel. Berbagai material itu bisa berupa molekul ukuran besar, potongan-potongan kecil protein, atau membuat kantong reseptor untuk menarik molekul. Setelah molekul dikelilingi oleh membran sel, kemudian terbentuk vesikel dan tugas vesikel adaah menarik ke dalam molekul tadi.

Perbedaan endositosis dan eksositosis bisa dilihat dari fungsinya yaitu :

Fungsi eksositosis :

- Melepaskan enzim, hormon, protein, dan glukosa untuk digunakan di bagian lain dari tubuh.
- Sebagai neurotransmitter (dalam kasus neuron).
- Ikut berperan dalam pertahanan terhadap penyakit.
- Mengeluarkan limbah sel.

Fungsi endositosis :

- Menerima nutrisi.
- Masuknya patogen.
- Migrasi sel dan adhesi.
- Sebagai penerima sinyal.

Ringkasan perbedaan endositosis dan eksositosis adalah sebagai berikut :

- Endositosis membawa molekul dalam sel sementara eksositosis mengeluarkan molekul dari dalam sel.
- Kedua proses menggunakan vesikel untuk transportasi molekul keluar masuk.
- Endositosis membuat vesikel sementara eksositosis bisa saja menghancurkan vesikel.
- Fungsi utama endositosis adalah memasukkan nutrisi dan fungsi utama dari eksositosis adalah mengeluarkan limbah dari dalam sel.