Mengenal Perbedaan Zaman Prasejarah dan Zaman Sejarah

Istilah sejarah diambil dari bahasa Arab "Syajarotun" yang memiliki arti pohon kayu dengan cabang-cabang banyak. Jika kita mengamati sebatang pohon dengan posisi terbalik maka akan nampak gambaran silsilah keturunan seseorang, raja atau orang penting. Sejarah yang dalam bahasa Inggris disebut dengan History merupakan segala kejadian yang berlangsung pada masa silam. Boleh dikatakan juga bahwa sejarah merupakan sebuah ilmu yang khusus meneliti berbagai peristiwa yang sudah berlangsung di waktu lampau.


Lewat belajar sejarah maka manusia bisa mengenal kehidupan nenek moyang di waktu lalu apakah itu aspek ekonomi, tata pemerintahan, arsitektur bangunan maupun teknik bertahan hidup. Tentu kita semua sudah akrab dengan kalimat "bangsa yang besar yaitu bangsa yang bisa menghargai sejarahnya sendiri". Dalam mempelajari sejarah dikenal 2 pembagian yaitu zaman prasejarah dan zaman sejarah. Perbedaan zaman prasejarah dan zaman sejarah bisa disimak dari uraian singkat berikut ini :

Penjelasan zaman prasejarah :
Yakni masa dimana manusia belum mengenal bentuk tulisan. Pra artinya sebelum, sementara sejarah seperti dijelaskan sebelumnya yaitu kisah manusia di waktu lampau dimana belum ada peninggalan berupa tulisan. Masa prasejarah pun kadang dinamakan dengan zaman praaksara atau zaman sebelum ada tulisan. Akhir dari masa prasejarah tiap wilayah bisa berbeda-beda sementara awal masa sejarah dimulai dari munculnya kehidupan pertama di muka bumi ini. Zaman prasejarah bisa diklasifikasikan menjadi 2 tahap yaitu : zaman batu dan zaman logam. Zaman batu artinya manusia pada masa itu masih menggunakan aneka peralatan dari batu. Sementara zaman logam berarti zaman dimana manusia sudah mulai mengenal dan membuat aneka perabotan sehari-hari dari bahan logam.

Penjelasan zaman sejarah :
Tiap wilayah akan masuk ke zaman sejarah dengan waktu yang berbeda-beda. Sebuah negeri masuk ke zaman sejarah ditentukan oleh tingkat kebudayaan yang dimiliki dengan bukti peninggalan tertulis baik berupa prasasti atau bentuk peninggalan lain. Misalnya untuk bangsa kita Indonesia, ditaksir masuk ke zaman sejarah kurang lebih tahun 400an dengan bukti tertulis yang ditinggalkan oleh kerajaan Kutai yang berlokasi di Kalimantan Timur. Bukti tertulis itu berbentuk 7 buah Yupa atau batu besar seperti tugu yang berguna untuk tambatan binatang kurban. Di permukaan tugu-tugu batu tersebut tertulis kisah mengenai kerajaan Kutai memakai aksara Pallawa serta memakai bahasa Sansekerta. Contoh lain adalah bangsa Mesir yang mulai masuk ke zaman sejarah kurang lebih 4000 SM.

Dari penjelasan di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa perbedaan zaman prasejarah dan zaman sejarah yang utama yaitu untuk zaman prasejarah adalah era di mana manusia belum mengenal dan menggunakan tulisan. Sebaliknya zaman sejarah yaitu masa dimana manusia sudah mulai mengenal dan menggunakan tulisan yang masih bisa dilihat dari bukti-bukti yang tertinggal dan bisa dilihat di masa kini.